Bocah SD Ini Nekat Bawa Becak di Jalan Raya, Ini Yang Dilakukan Wakasatlantas Polresta Banda Aceh

Bocah bawa becak di jalan raya diberhentikan oleh Wakasat Lantas Polresta Banda Aceh, AKP Syabirin yang tengah bertugas patroli di kawasan Jalan Muhammad Jam/hafiz

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Personel Sat Lantas Polresta Banda Aceh tak henti-hentinya mengingatkan para pengendara di jalan raya agar selalu mematuhi aturan dalam berlalu lintas. Hal ini dilakukan bagi siapa pun, terutama para anak-anak yang selama ini ramai mengendarai kendaraan. Padahal, anak-anak ini belum boleh berkendara di jalan raya karena.

Diski (8), siswa kelas II SD yang merupakan warga Gampong Kajhu, Kecamatan Baitusaalam, Aceh Besar juga melanggar aturan. Ia nekat mengendarai becak di jalan dengan alasan mencari rezeki. Mirisnya, Diski bersama seorang adiknya ini bekerja dengan meminta sumbangan di sejumlah tempat seperti di warung kopi dan lainnya di kota Banda Aceh dan Aceh Besar.

Ia pun langsung diberhentikan oleh Wakasat Lantas Polresta Banda Aceh, AKP Syabirin yang tengah bertugas patroli di kawasan Jalan Muhammad Jam, Blang Padang, Jumat (22/6/2018) siang tadi. Setelah diajukan serangkaian pertanyaan, kedua bocah ini langsung diingatkan agar tak lagi mengendarai kendaraan di jalan raya, terlebih karena keduanya belum cukup umur untuk berkendara di jalan raya.

"Tadi kita ingatkan dia lagi, ini sudah yang ketiga kalinya kita ingatkan. Dua kali peringatan sebelumnya sudah diberikan anggota yang bertugas saat melihat keduanya bawa becak," ujar mantan Kapolsek Peukan Bada ini saat dikonfirmasi.

Syabirin menyesalkan hal ini. Pasalnya, kedua orang tua bocah ini terkesan membiarkan apa yang dilakukan oleh anaknya dengan berkendara di jalan raya. Hal ini padahal berbahaya bagi keselamatan para pengendara, khususnya bagi diri mereka sendiri.

"Tadi sudah kita tegur, kalau kembali terulang kendaraannya akan kita amankan ke Unit Lantas Polresta Banda Aceh, yang kita sesalkan kenapa orang tuanya seakan tidak peduli dengan apa yang dilakukan anaknya. Padahal ini sangat berbahaya, dia masih kecil belum cukup umur tapi sudah mengendarai becak di jalan raya," cetus Wakasat Lantas.

Identitas orang tua Diski sendiri, lanjutnya, memang belum diketahui pasti. Pihaknya juga masih tengah mencari informasi tentang orang tuanya untuk menegur serta melakukan sosialisasi lebih lanjut tentang berkendara di jalan raya. Sosialisasi dan teguran ini pun tak terkecuali dilakukan untuk para orang tua dan masyarakat lainnya.

"Hal ini dilakukan untuk keselamatan kita sendiri dalam berkendara. Kita tak henti-hentinya mengingatkan dan mengimbau kepada masyarakat lainnya agar selalu Patuh terhadap aturan berlalu lintas, termasuk untuk tidak membiarkan anak yang tidak cukup umur berkendara di jalan raya," tambah AKP Syabirin.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Sosok

Komentar

Loading...