Dirawat di RSUZA, Turis Jepang Sudah 4 Kali Cuci Darah

Turis jepang dirawat intensif di rsuza

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Masao Kurabayasi (92), warga negara Jepang yang beberapa waktu lalu dievakuasi tim SAR dari kapal pesiar berbendera Panama, Ocean Dream karena sakit, kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh.

Pendamping Masao selaku Agen dari PT Pelni Lhokseumawe, Syawal mengatakan, hingga kini kondisi pasien mulai membaik dan masih menjalani perawatan medis. Masao dikatakan mengalami sakit gangguan ginjal sehingga selama ini harus menjalani cuci darah.

"Sudah dirawat kurang lebih seminggu, dokter bilang dia sakit ginjal, ginjalnya berfungsi tetapi tidak sempurna. Jadi selama seminggu ini sudah menjalani cuci darah sebanyak 4 kali," ujarnya saat ditemui di RSUZA Banda Aceh, Sabtu (26/5/2018) malam.

Ia menjelaskan, Masao ditangani sejumlah dokter spesialis rumah sakit setempat seperti spesialis ginjal, penyakit dalam dan lainnya. Rencananya, Masao akan diberangkatkan pulang kembali ke negara asalnya siang tadi. Akan tetapi, dokter melarang hal itu karena kondisi yang belum memungkinkan.

"Dokter melarang, dokter mengizinkan dengan catatan pasien bisa rutin cuci darah setiap transit di bandara. Mengingat hal itu tidak memungkinkan dan sulit, jadi dibatalkan keberangkatan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan," jelas Syawal didampingi rekannya, Mahdi.

Saat ditanya mengenai keluarga pasien, Syawal mengatakan bahwa pihak keluarganya sudah mengetahui. Keluarga juga memiliki upaya untuk mendatangi Masao dan hingga kini masih terjalin komunikasi, begitu pun dengan konsulat negaranya di Indonesia.

"Dari awal sudah diberitahukan, pihak keluarga dan konsulat hingga kini masih berkomunikasi dengan kita," kata Syawal lagi.

Terkait pelayanan rumah sakit, sambungnya, pihaknya mengaku sangat puas dengan pelayanan yang diberikan selama ini. Pelayanan RSUZA Banda Aceh kini pun banyak mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan beberapa waktu sebelumnya. Hal ini juga diakui sejumlah pasien dan keluarga lainnya yang dirawat.

"Kita dan pasien pun merasa sangat puas, pelayanannya sekarang sudah sangat baik dibandingkan dengan sebelumnya. Awalnya Masao dibawa ke Rumah Sakit Harapan Bunda, kemudian dirujuk kesini," terang Syawal.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Tim SAR Aceh mengevakuasi medis (medivac) seorang turis asal Jepang yang menumpangi kapal pesiar berbendera Panama Ocean Dream, Minggu (20/5/2018) sore.

Kakansar Banda Aceh, Hari Adi Purnomo mengatakan, turis Jepang yang dievakuasi bernama Masao Kurabayasi (92). Masao dievakuasi karena penyakit yang dialaminya.

"Saat dievakuasi, korban dalam keadaan kritis dengan kondisi sesak nafas. Korban adalah penumpang kapal pesiar Ocean Dream dari Singapura bertujuan berkeliling Eropa," ujar Hari.

Dijelaskan, evakuasi dilakukan setelah adanya permintaan dari kapal pesiar Ocean Dream. Dari informasi itu, tim SAR bersama pihak imigrasi, bea cukai, karantina dan sejumlah instansi terkait lain langsung bergerak melakukan medivac.

"Evakuasi medis dilakukan menggunakan kapal SAR KN Kresna 232 yang dinahkodai Kapten Supriadi. Kapal berangkat dari Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh sekira pukul 16.00 WIB," katanya.

Titik evakuasi sendiri dilakukan di Selat Benggala, tepatnya di perairan sekitar Pulau Weh, Sabang yang jaraknya sekitar 17 mil laut dari Pelabuhan Ulee Lheue. KN Kresna 232 tiba di kapal pesiar Ocean Dream sekitar satu jam kemudian.

"Saat dievakuasi, korban dalam keadaan sadar dan lemah. Korban didampingi perawat bernama Mutsumi Sato (40), warga Jepang. Dari riwayat kesehatannya, korban mengalami sejumlah penyakit kronis," ungkap Kakansar.

Setelah pemeriksaan, tim SAR akhirnya mengevakuasi Masao ke KN Kresna 232. Selanjutnya, korban dibawa ke Pelabuhan Ulee Lheue dan tiba sekitar pukul pukul 17.40 WIB.

"Dari Pelabuhan Ulee Lheue yang bersangkutan dibawa ke rumah sakit di Banda Aceh menggunakan ambulans karantina, untuk tindakan medis lebih lanjut," kata Hari Adi Purnomo.

Penulis:Hafiz
Rubrik:News

Komentar

Loading...