Kadis PRKP dan LH Abdya Dilaporkan ke KASN

Surat aduan Yara

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Safaruddin, mengadukan  Firmansyah selaku Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PRKP dan LH) Abdya ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Selasa (22/5/2018) kemarin.

Yang bersangkutan dilaporkan atas dugaan pelanggaran peraturan pemerintah karena melakukan pemberhentian sementara kegiatan perkebunan PT Cemerlang Abadi dengan alasan tidak memiliki izin lingkungan. Laporan ini pun diantar langsung dan diterima oleh petugas penerima aduan di KASN, Fakhrurrazi.

"Pelaporan ini dilakukan berdasarkan kejadian pada 27 April 2017 lalu, yang mana Kadis PRKP dan LH Abdya mengeluarkan surat bernomor 660/245/2018 tentang penghentian sementara kegiatan perkebunan PT Cemerlang Abadi karena tidak memiliki izin lingkungan," ujarnya Rabu (23/5/2018).

Safaruddin menjelaskan, dalam suratnya itu, Firmansyah meminta pihak perusahaan untuk menghentikan sementara operasional karena tidak memiliki Analisis Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL), Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup (DELH) dan Izin Lingkungan.

Firmansyah diduga melanggar peraturan pemerintah Nomor 35 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS, khususnya Pasal 3 angka 4, 7, 9 dan angka 14. Selain itu, ia juga diduga melanggar Pasal 4 angka 1 dan 10.

"Terhadap surat dari Kadis PRKP dan LH itu kami sudah berkonsultasi ke Kementerian Lingkungan Hidup," kata Safaruddin.

Dari hasil konsultasi, sambungnya, pihaknya memperoleh informasi bahwa Dinas PRKP dan LH tidak boleh mengeluarkan surat penutupan operasional sebuah perusahaan tanpa melewati beberapa tahap teguran secara administrasi hingga pada surat paksaan kepada perusahaan yang dimaksud agar segera membuat dokumen yang dimaksud.

"Selama ini PT Cemerlang Abadi tidak pernah mendapat surat teguran bahkan surat paksaan untuk segera menyusun dokumen lingkungan hidup," ujarnya lagi.

Tindakan yang bersangkutan, kata Safaruddin, hal yang tidak cermat san merugikan orang lain. Terutama, PT Cemerlang Abadi selaku perusahaan yang telah menanamkan modalnya puluhan tahun di Abdya.

"Ini juga merugikan tenaga kerja di perusahaan yang akan kehilangan pekerjaan untuk membiayai hidup keluarganya. Seharusnya sebagai ASN, Kadis yang bertindak tidak melakukan tindakan yang dapat menghalangi atau mempersulit sehingga merugikan pihak yang dilayani yang dalam hal ini masyarakat yang bekerja di PT Cemerlang Abadi," jelasnya.

Pihaknya memohon kepada Ketua KASN agar dapat menertibkan ASN yang melakukan perbuatan yang dilarang dalam peraturan perundang-undangan, agar setiap ASN dapat bekerja profesional, jujur dan untuk kepentingan bangsa dan negara.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...