Salah Tangkap, Korban Melapor ke Propam Polres Aceh Singkil 

Ilustrasi

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Diduga salah tangkap dan melakukan pemukulan saat dilakukan pemeriksaan, seorang personel kepolisian berinisial SN dilaporkan warga bernama Ramadhan ke Propam Polres Aceh Singkil, pada 2 April 2018 lalu.

Polisi berpangkat Bripda yang diketahui bertugas di Polsek Singkil ini diketahui salah menangkap dan memukul keponakannya yang bernama Adek Satriawan (21), warga Pulosarok, Kecamatan Singkil beberapa waktu lalu.

Yang bersangkutan ditangkap personel Polsek Singkil atas dugaan pencurian besi peralatan bengkel las milik salah seorang warga bernama Jakir. Korban diketahui dipukul saat diperiksa Bripda SN.

Padahal, korban sempat mengaku bukan pencuri saat diperiksa, namun pelaku melempar botol air mineral dan meninju kepala serta bagian telinga korban saat diinterogasi, Jumat (30/3/2018) lalu.

Tanpa menunjukkan surat penangkapan, korban langsung ditangkap. Kasus pemukulan itu pun dilaporkan ke Propam, sementara korban sudah divisum di Puskesmas setempat. Akhirnya, Adek dilepaskan setelah pemilik bengkel besi mengatakan bahwa korban bukan pelaku yang mencuri di bengkelnya.

Sementara, Kapolres Aceh Singkil, AKBP Andrianto Argamuda melalui Kasi Propam, Ipda M Malik saat dikonfirmasi membenarkan perihal tersebut. Pihaknya mengaku juga sudah menerima laporan dari korban terkait insiden pemukulan dan salah tangkap itu.

"Korban dan pelaku masih ada ikatan keluarga dan mereka rencananya akan melakukan proses mediasi untuk menyelesaikan masalah itu," katanya.

Saat ini, pihaknya masih menunggu kepulangan pihak keluarga korban yang diketahui masih berada di Aceh Selatan karena ada urusan lainnya.

"Jika persoalan kecil apalagi masih ada ikatan keluarga, baiknya diselesaikan di Gampong secara bermusyawarah. Jika tidak ada itikad baik, maka kita lanjutkan proses hukum terhadap pelaku," jelasnya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...