Polisi Amankan 50 Kg Ganja di Loket Bus Bener Meriah

Polisi Amankan 50 Kg Ganja di Loket Bus Bener Meriah

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Polisi kembali menggagalkan upaya penyelundupan ganja kering. Kali ini, penggagalan dilakukan di loket bus Simpang Tiga, Kecamatan Bukit, Bener Meriah, Selasa (3/4/2018) pagi, sekira pukul 08.00 WIB.

Sebanyak sembilan bal ganja kering dengan berat 50 kilogram yang hendak dikirim menggunakan bus pun disita pihak kepolisian dari pengungkapan tersebut.

Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak melalui Kabid Humas, Kombes Pol Misbahul Munauwar mengatakan, hal ini diketahui saat Sat Resnarkoba Polres Bener Meriah dan Polsek Bukit menerima informasi masyarakat adanya dua paket yang diketahui berisikan cabe, Senin (2/3/2018) kemarin.

"Tetapi paket itu tidak mau dibawa oleh sopir bus karena curiga isinya tidak sesuai dengan yang dikatakan, sopir curiga isinya barang terlarang," ujarnya saat dikonfirmasi Selasa (3/4/2018).

Menerima informasi itu, tim langsung menuju ke lokasi untuk mengecek dan menggeledah isi paket tersebut. Saat diperiksa dengan disaksikan pihak loket, ditemukan ganja kering yang dibungkus plastik. Pihak loket pun diminta menyimpan paket dan menghubungi kembali si pengirimnya.

"Setelah dihubungi dan diberitahukan kalau loket tidak bisa mengirimkan paket, si pengirim mengatakan kalau paket itu akan diambil kembali. Tim gabungan yang stand by menunggu si pengirim hingga subuh tetapi tidak muncul," katanya.

Sekira pukul 08.00 WIB pagi tadi, akhirnya tim menangkap dua pelaku yang diduga sebagai pemilik barang haram tersebut di loket bus. Penangkapan dilakukan saat empat lelaki menggunakan mobil jenis Toyota Avanza hendak mengambil kembali paket tersebut.

"Dua pelaku yang berprofesi sebagai petani diamankan yakni SB (26) warga Bener Meriah dan IR (25) warga Aceh Tengah, sementara dua lainnya melarikan diri menggunakan mobil Avanza," jelas Kabid Humas.

Saat ini, kedua pelaku yang ditangkap beserta barang bukti berupa 9 bal ganja seberat 50 kilogram ini diamankan di Mapolres Bener Meriah untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

"Kedua pelaku lainnya masih buron, kasus ini masih dikembangkan pihak Polres Bener Meriah," tambah Kombes Pol Misbahul Munauwar.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...