Wagub Aceh: 2 Juta Penduduk Aceh Jadi Peserta JKA

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Pemerintah Aceh melalui Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) Tahun 2018 bersama Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Andayani Budi Lestari yang bertempat di Ruang Kerja Wakil Gubernur Aceh, Rabu (28/03).

Kerjasama kali ini merupakan kerjasama tahun ke-5 sejak era Program JKN diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan, dimana pada tahun 2018 ini, sebanyak lebih kurang 2 juta jiwa penduduk Aceh telah di cover kepesertaannya lewat program JKA Plus. Pemerintah Aceh merupakan salah satu pemerintah daerah yang telah membuktikan dukungan dan komitmennya agar terwujudnya cita-cita Universal Health Coverage (UHC) pada tahun 2019 dengan mengintegrasikan program JKA Plus secara konsisten dan berkelanjutan ke dalam program JKN-KIS

“Program JKA plus ini merupakan bentuk dukungan pemerintah Aceh atas penyelenggaraan program JKN serta sebagai upaya implementasi atas visi misi kami dalam memimpin Aceh karena program JKA Plus  ini juga merupakan 1 dari 15 program unggulan kami dalam mewujudkan Aceh yang damai dan sejahtera” kata Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah dalam sambutannya.

Dengan pelaksanaan program JKA Plus ini dan disandingkan dengan segmen kepesertaan lainnya (Askes, Jamkesmas, PPU, PBPU dan Bukan Pekerja), maka seluruh penduduk Aceh pun sudah ter-cover oleh program JKN. Berdasarkan data terakhir hingga 28 Februari 2018, jumlah peserta JKN-KIS yang  terdaftar di Aceh sebanyak 5.373.394 jiwa

“Kami sangat mengapresiasi komitmen dan konsistensi Pemerintah Aceh dalam mengintegrasikan program JKA Plus ke dalam program JKN-KIS. Kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan terhadap implementasi program JKN di Indonesia yang berkelanjutan ini. Kami berharap semangat dan komitmen Pemerintah Aceh ini dapat menjadi inspirasi serta motivasi bagi pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota lainnya yang sudah maupun belum bergabung dengan BPJS Kesehatan,” kata Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Andayani Budi Lestari.

Menurut Andayani, keberhasilan pelaksanaan program JKA Plus sangat bergantung pada peran Pemerintah Aceh, khususnya dalam hal peningkatan kualitas dan layanan pada fasilitas kesehatan setempat sehingga berdampak pada kepuasan peserta. Disisi lain, BPJS Kesehatan juga akan terus melakukan sosialisasi dan pemberian informasi seputar JKN-KIS kepada seluruh stakeholder terkait sehingga dapat memberikan persepsi dan pemahaman yang sama tentang pelaksanaan program JKN.

Dalam hal penyediaan layanan kesehatan, sampai dengan tanggal 28 Februari 2018, BPJS Kesehatan telah bermitra dengan 575 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) se-Aceh yang terdiri atas 67 Dokter Praktik Perorangan, 164 klinik pratama,  341 puskesmas dan 3 Praktik Doter Gigi. Selain itu, di tingkat Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL), BPJS Kesehatan juga telah bermitra dengan 60 rumah sakit dan 8 fasilitas kesehatan penunjang (klinik utama) di seluruh wilayah Aceh.

Penulis:Dedi
Rubrik:Umum

Komentar

Loading...