Cabuli Keponakannya, Seorang Wanita Ditangkap

IMG-20180309-WA0006

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Seorang pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur diamankan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polresta Banda Aceh. Pelaku tak lain adalah orang terdekat selaku tante, sementara korban merupakan keponakannya.

Pelaku berinisial SS (27) ditangkap polisi di rumahnya yang berada di kawasan kota Banda Aceh. Kasus ini terungkap setelah korban, S (7), memberitahukan peristiwa yang dialami ini kepada orang tuanya.

Kanit PPA Sat Reskrim Polresta Banda Aceh, Ipda Septia Intan Putri mengatakan, pelaku sudah melakukan perbuatan cabul kepada keponakannya sejak tahun 2016 lalu.

“Pelaku mencabuli korban sudah beberapa kali, cara korban melakukan pelecehan tersebut dengan cara mencolok lidi dan pensil ke dalam kemaluan korban,” ujarnya di Mapolresta Banda Aceh, Kamis (8/3/2018).

Menurut hasil penyelidikan, pelaku mencabut keponakannya karena ingin melampiaskan nafsunya. “Motivasi tersangka hanya ingin melampiaskan nafsunya, diketahui tersangka belum menikah dan tidak bekerja. Pelaku dan korban diketahui tinggal satu rumah,” jelasnya.

Kasus ini terungkap setelah adanya kecurigaan orang tua korban terhadap perubahan tingkah laku anaknya. Korban cenderung tertutup dan sering mengurung diri di dalam kamar.

“Awalnya orang tua korban tidak mengetahui adanya perubahan perilaku kepada anaknya, saat orang tua korban mengetuk-ngetuk pintu, korban tidak membuka pintu. Saat itu orang tua korban mengintip dan melihat korban di dalam rumah tidak mengggunakan baju dan sedang menggunakan pulpen dan mencoloknya ke kemaluan sendiri,” ungkapnya.

Atas kasus ini, korban mengalami trauma berat dan harus direhabilitasi agar kembali kepada perilaku normal seperti anak pada umumnya.

“Kita sudah membawa korban ke psikolog dan saat ini korban dalam tahap pemulihan psikis. Terhadap kasus ini pelaku dijerat dengan Pasal 82 Ayat 1 jo Pasal 76 huruf E UUPA, dengan ancaman maksimal penjara 15 tahun denda maksimal Rp 5 Milliar,” tambahnya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...