Seorang Purnawirawan TNI Ditemukan Meninggal di Kebunnya

Seorang Purnawirawan TNI Ditemukan Meninggal di Kebunnya

ACEH BESAR, ACEHPORTAL.COM - Seorang purnawirawan TNI bernama Abdul Karim Siregar (59), warga pendatang yang sejak dua bulan terakhir tinggal Gampong Saree Aceh, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar, ditemukan meninggal dunia di kebun miliknya, Rabu (7/3/2018) dinihari, sekira pukul 00.10 WIB.

Kapolres Aceh Besar, AKBP Heru Suprihasto melalui Kasat Reskrim, Iptu Yoga Panji Prasetya mengatakan, hal ini awalnya diketahui oleh empat petani yang merupakan warga sekitar yakni Bugiarto (62), Hasan Basri (48) dan Feri Alamsyah (33) serta Januar (34), yang saat itu mencari keberadaan korban.

"Pada Selasa (6/3/2018) malam, tetangga korban bernama Januar bertanya kepada Bugiarto mengapa rumah korban tidak hidup lampunya, Bugiarto kemudian menuju ke rumah korban dan menggedor untuk mengecek, tetapi tidak mendapat jawaban dari pemilik rumah," ujarnya saat dikonfirmasi.

Bugiarto pun kembali ke rumahnya dan mengatakan kepada sejumlah rekan lainnya bahwa di rumah tersebut tidak ada orang. Sementara, tetangga lainnya Safariana (25) dan Sriyanti (25) mengatakan, sejak sore kemarin Abdul Karim Siregar diketahui pergi ke kebun membawa cangkul dan parang miliknya.

"Merasa penasaran, Bugiarto pun mengajak ketiga rekannya Hasan Bahri, Feri Alamsyah serta Januar untuk mencari ke kebun korban yang jaraknya kurang lebih 200 meter dari rumahnya. Setiba di kebun, mereka melihat korban meninggal dunia dalam posisi telungkup," jelas mantan Kapolsek Lhoknga ini.

Keempat petani ini kemudian langsung menghubungi anak angkat korban yang bernama Romi Pramuka (20), Pelajar, yang mana saat ini belum pulang ke rumah dan masih berada di Gampong Suka Damai, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar karena tengah mengunjungi kerabatnya.

"Penemuan ini pun dilaporkan ke perangkat gampong setempat yang diteruskan ke pihak Polsek Lembah Seulawah dan Sat Reskrim Polres Aceh Besar. Sekira pukul 02.00 WIB, jenazah kita evakuasi ke Puskesmas Saree untuk dilakukan pemeriksaan medis," katanya.

Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jasad Abdul Karim. Korban diperkirakan meninggal dunia karena sakit yang diderita selama ini, seperti asma, darah tinggi. Selain itu, diketahui pembuluh darah di bagian kepala korban pecah sehingga terjadi pendarahan pada mata dan hidung.

"Dari hasil pemeriksaan yang kita lakukan di kamar korban juga ditemukan sejumlah obat-obatan yang selama ini diduga dikonnsumsi korban. Sekira pukul 04.30 WIB tadi jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga, visum tidak dilakukan atas permintaan pihak keluarga, korban diketahui sudah 6 tahun pensiun," tambah Iptu Yoga.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...