Trans Koetaradja Berhenti Beroperasi

Bus Transkoetaradja/ist

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM – Dampak belum disahkannya APBA Tahun 2018, mengakibatkan 25 unit bus Trans Kutaradja terpaksa berhenti beroperasi. Padahal, kehadiran armada trasnportasi publik gratis sejak April 2016 tersebut sangat membantu siswa, mahasiswa dan masyarakat.

Namun, mulai 5 Maret 2018 akan berhenti beroperasi secara bertahap, akibat tidak ada anggaran. Setiap bulannya, rata – rata membutuhkan Rp 50 juta – Rp 60. “Yang besar pengeluarannya untuk biaya operasional seperti BBM, bukan gaji sopir, gaji sopirkan bisa telat 1 bulan,” kata Kepala Bidang Perhubungan Darat Dishub Aceh, Nizarli SSit MT, kepada Rakyat Aceh, Kamis (1/3).

Nizarli menyebutkan, tanggal 5 Maret 2018 nanti kontrak kerjasama dengan pihak ketiga akan berakhir, perpanjangan maupun kontrak baru belum dapat dilakukan mengingat anggaran operasional Trans Kutaradja mengandalkan Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA).

Namun saat ini, pihaknya masih menunggu surat Gubernur Aceh untuk mencari pihak ketiga yang bersedia menanggulangi sementara biaya operasional. “Kita akan cari solusi lain. Sehingga tidak terlalu lama terhenti. Inilah dilema kita sekarang,” ujar Nizarli.

Lelang dengan pihak ketiga, kata Nizarli, tidak mengikat dan akan dibayar kembali setelah APBA disahkan. “Anggaran sudah diplot dalam APBA. Ini karena keterlambatan pengesahan APBA saja,” ungkapnya.

Meski demikian, tidak semuanya bus Trans Kutaradja berhenti beroperasi di bulan Maret, karena ada yang akan berakhir masa kontraknya bulan Juni, yaitu untuk lintasan Banda Aceh – Blang Bintang Aceh Besar.

Ia menyampaikan jika selama ini, bus Trans Kutaradja sudah memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar. Maka akan sangat disayangkan bila tidak lagi beroperasi.

“Kita sayangkan kalau tidak jalan. Karena pelayanan bagi masyarakat yang naik Trans Kutaradja sudah bagus,” kata dia.

Pada tahun 2018, Dishubkomintel Aceh juga sudah mengusulkan Trans Kutaradja digratiskan bagi pelajar, mahasiswa dan masyarakat. “Tahun ini kita juga usulkan untuk digratiskan bagi masyarakat dan ini sudah masuk usulan kita,” katanya.

Nizarli juga menyampaikan, di tahun 2018 akan ada penambahan rute dilalui Trans Kutaradja, yaitu Ulee Kareng, Kecamatan Syiah Kuala dan jalur Keutapang, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar. (Hr. rakyataceh)

Komentar

Loading...