Wakapolda Aceh Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Keselamatan Rencong 2018

Gelar pasukan operasi keselamatan

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Pagi tadi, Polda Aceh melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Rencong 2018 di Lapangan Mapolda Aceh, Kamis (01/3/2018) sekira pukul 08.00 WIB.

Apel ditandai dengan penyamatan tanda pita Ops Keselamatan oleh Wakapolda Aceh, Brigjen Pol Supriyanto Tarah kepada perwakilan personil TNI, Polri dan Dinas Perhubungan sebagai bentuk kesiapan dalam mengoptimalkan dan meminimalisir angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak melalui Wakapolda mengatakan, apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun saran pendukung lain, sehingga diharapkan kegiatan operasi berjalan optimal san berhasil sesuai target yang ditetapkan.

Ia juga mengatakan, tingginya angka kecelakaan lalu lintas dan pelanggaran yang terjadi selama ini disebabkan karena belum optimalnya budaya tertib dan keselamatan dalam berlalu lintas.

"Kondisi ini tentunya harus menjadi perhatian kita semua dan merupakan tugas berat Polri, khususnya Satuan Lalu Lintas beserta pemangku kepentingan lainnya untuk terus berinovasi dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas yang terjadi," kata Wakapolda.

"Kita menyadari, bahwa dalam upaya mengatasi permasalahan bidang lalu lintas tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, akan tetapi diperlukan partisipasi berbagai pihak/instansi Pemerintah dan seluruh elemen dalam membina dan memelihara keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas," tambahnya.

Ia menjelaskan, kondisi dan perkembangan gangguan kamseltibcarlantas di rovinsi Aceh pada tahun 2017 masih menunjukkan tingginya angka lalu lintas di jalan raya. Jumlah kecelakaan yang terjadi mencapai 2.091 kasus dengan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 749 orang.

"Selain itu, selama 2017 juga ada 81.867 kasus pelanggaran, yang diselesaikan dengan tilang 69.510 kasus dan teguran sebanyak 12.357 kasus. Tingginya angka laka dan pelanggaran lalu lintas ini sangat berkolerasi terhadap jumlah. Lah fatalitas korban baik meninggal dunia, luka berat, ringan maupun materi," ungkapnya.

Untuk mengatasi permasalahan itu, lanjutnya, perlu dilakukan upaya untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas). Berdasarkan analisis dan evaluasi, tingginya angka lakalantas dan pelanggaran yang terjadi selama ini disebabkan karena belum optimalnya budaya tertib dan keselamatan dalam berlalu lintas.

"Kondisi ini tentunya harus menjadi perhatian kita semua dan merupakan tugas berat Polri, khususnya Sat Lantas serta lainnya untuk terus berinovasi  dalam menekan angka kecelakaan," katanya.

Sebelum mengakhiri amanat, Wakapolda menekankan agar menjaga keselamatan dalam bertugas dan pelihara kondisi fisik dan mental saudara untuk dapat melaksanakan Operasi Kepolisian dengan sebaik-baiknya.

Selain itu, Wakapolda juga menekankan personel agar bertindak secara tegas namun humanis, terhadap setiap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamseltibcar lantas.

"Siapkan perlengkapan perorangan dan kesiapan satuan untuk mendukung, keberhasilan pelaksanaan tugas Operasi.

Lakukan komunikasi, koordinasi dan kedepankan kerjasama yang sinergis dan harmonis dengan seluruh instansi terkait dan segenap elemen masyarakat dalam rangka keberhasilan Operasi ini," tambahnya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Umum

Komentar

Loading...