Polisi Amankan Satu Minibus Bermuatan BBM Oplosan

Kendaraan yang digunakan untuk mengangkut BBM oplosan

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Personel Kepolisian Sektor Julok mengamankan satu unit mobil Minibus jenis Toyota Avanza yang diduga bermuatan bahan bakar minyak (BBM) oplosan tanpa dilengkapi dokumen resmi, Sabtu (17/02/2018) kemarin.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Rudi Purwiyanto melalui Kapolsek Julok, Ipda Eko Hadianto mengatakan, BBM tanpa dilengkapi dokumen resmi itu diangkut menggunakan mobil Avanza bernomor BK 1273 DD yang dikemudikan oleh ZF (28), warga Gampong Seulemak Muda, Kecamatan Ranto Perlak, Aceh Timur.

"Pengungkapan kasus tersebut bermula saat anggota pada Sabtu kemarin sekira pukul 17.30 WIB melakukan patroli wilayah di Gampong Ulee Tanoh. Saat di lokasi, salah seorang warga yang menyampaikan ada mobil yang menurunkan jeriken dalam jumlah banyak di salah satu rumah warga," ujarnya saat dikonfirmasi Rabu (21/2/2018).

Memperoleh informasi tersebut, petugas langsung menuju ke lokasi untuk melakukan penyelidikan dan  benar, sebuah mobil Avanza menurunkan 12 jeriken yang di dalamnya berisi minyak oplosan. Dari pengakuan ZF, minyak tersebut diangkut dari Ranto Peureulak dan akan dipasarkan di wilayah Julok.

"Guna kepentingan lebih lanjut, sopir berikut mobil dan 12 jeriken minyak oplosan tersebut dibawa ke Mapolsek, yang selanjutnya kami limpahkan ke Unit Tindak Pidana Tertent (Tipidter) Sat  Reskrim Polres Aceh Timur," jelasnya.

Sementara itu Kapolres Aceh Timur, AKBP Rudi Purwiyanto menyatakan, jika terbukti melanggar Pasal 53 huruf b jo Pasal 23 ayat 2 huruf b UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak Dan Gas Bumi, pelaku diancaman dengan pidana kurungan 4 tahun penjara.

"jika terbukti melanggar Pasal 53 huruf b jo Pasal 23 ayat 2 huruf b UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak Dan Gas Bumi, pelaku diancaman dengan pidana kurungan 4 tahun penjara atau denda sebesar Rp 40 miliar," tambah Kapolres.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...