Tapol-Napol Aceh ‘seruduk’ Kantor Gubernur dan Kantor BRA

Tapol-Napol Aceh 'seruduk' Kantor Gubernur dan Kantor BRA/hafiz

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Persatuan Tahanan Politik dan Narapidana Politik (Tapol/Napol) Aceh melaksanakan aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Aceh, Rabu (21/2/2018). Massa menuntut pemerintah agar dapat memenuhi hak mereka dengan memberikan lapangan pekerjaan.

Massa yang hadir berjumlah sekitar 500 orang, mereka merupakan perwakilan dari setiap daerah di provinsi Aceh, mulai dari kalangan perempuan hingga lelaki. Bahkan, mereka juga turut membawa anaknya saat aksi berlangsung.

Sebelumnya, sejak pagi hingga siang tadi,  massa terlebih dahulu mendatangi Kantor Badan Reintegrasi Aceh (BRA) untuk menjumpai Kepala BRA karena ingin mengeluhkan tentang nasib mereka dan beberapa usulan yang ingin di sampaikan.

Dari Kantor BRA, massa menuju ke Kantor Gubernur menggunakan mobil penumpang L300 dan sebagian membawa motor mereka masing-masing.

Kendati demikian, informasi dihimpun mereka tidak mendapatkan jalan keluar dan solusi sehingga mereka terpaksa mendatangi Kantor Gubernur Aceh untuk menyampaikan aspirasinya.

Ketua Tapol/Napol Aceh, T Muhammad mengatakan, aksi yang dilakukan oleh para Tapol/Napol Aceh untuk menginginkan jawaban dan realisasi atas apa yang telah dijanjikan dalam MoU Helsinki atau nota kesepakatan damai antara pemerintah RI dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

"Ingin jawaban yang pasti kami mau jawaban secara tertulis. Sudah 14 tahun sudah kami sabar," ujarnya.

Muhammad menjelaskan, dalam perjanjian MoU Helsinki disebutkan bahwa Tapol/Napol Aceh akan diberikan kesejahteraan dan memperoleh pekerjaan dan hingga saat ini pemerintah Aceh belum memenuhi hak tersebut.

"Ingin meminta pemerintah memenuhi hak Tapol/Napol tentang reintegrasi yang belum selesai. Seperti bantuan rumah, lokasi lahan pertanian dua hektare, pekerjaan dan jaminan sosial," jelasnya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...