Polisi Amankan 3 Tersangka Bersama Ekstasi di Lhokseumawe

Barang bukti pil ekstasi di Lhokseumawe

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Satuan Resnarkoba Polres Lhokseumawe menangkap 3 tersangka yang diduga pengedar ekstasi, di Gampong Ujong Blang dan di depan sebuah kafe yang berada di Gampong Mon Gedung, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Minggu (11/2/2018) sekira pukul 22.00 WIB.

Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak melalui Kabid Humas, Kombes Pol Misbahul Munauwar mengatakan, ketiganya yakni FA (18), Mahasiswa, warga Lhokseumawe serta JJ (26), Wiraswasta dan AH (32), Petani yang merupakan warga Aceh Utara.

"Barang bukti yang diamanakan berupa sebungkus kotak rokok yang berisikan 13 butir ekstasi warna biru yang telah dihancurkan seberat 6 gram, 3 unit telepon seluler merek Samsung dan Nokia serta satu unit motor Honda Vario bernomor polisi BL 5633 NAC," ujarnya saat dikonfirmasi Senin (12/2/2018) malam.

Sementara, Direktur Dit Resnarkoba Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito yang dikonfirmasi terpisah menjelaskan, penangkapan dilakukan atas informasi dari masyarakat bahwa di lokasi tersebut ada seorang lelaki yang diduga sering menjual ekstasi.

"Menindak laporan tersebut, tim opsnal Sat Resnarkoba Polres Lhokseumawe langsung menyelidiki dan ternyata informasi itu benar," kata Direktur.

Tim kemudian memperoleh informasi bahwa barang haram tersebut saat ini ada pada tersangka FA bersama rekannya JJ, yang mana keduanya berada di kawasan Gampong Ujong Blang. Memperoleh informasi tersebut, tim kemudian menuju ke lokasi dan menangkap kedua tersangka.

"Saat ditangkap, JJ sempat membuang sebungkus kotak rokok yang mana saat diperiksa berisikan 13 pil ekstasi yang sudah dihancurkan. Kotak rokok itu sempat diremas oleh JJ sebelum dibuang, keduanya langsung diamankan bersama barang bukti lainnya yakni 2 unit telepon seluler merek Samsung dan sepeda motor Vario yang digunakan kedua tersangka," jelasnya.

Saat diinterogasi, keduanya mengaku bahwa barang haram tersebut milik mereka. FA mengaku, ekstasi tersebut dibeli dari tersangka AH yang saat itu diketahui berada di depan sebuah kafe yang berada di Mon Gedong, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe.

Tim kemudian menuju ke lokasi yang dimaksud dan mengamankan tersangka AH bersama satu unit telepon seluler miliknya merek Nokia. Saat diinterogasi, AH mengaku bahwa ekstasi yang dimiliki FA dan JJ dibeli dari seorang bernama panggilan Siabang dan Bang Jamal yang kini masih dalam pencarian polisi.

"Menurut keterangan AH, ekstasi itu dibeli Selasa (6/2/2018) lalu di Langsa, sebanyak 45 butir. Saat ini ketiganya masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Lhokseumawe, tim juga masih melakukan penyelidikan dan pengembangan lanjut," tambah Kombes Pol Agus Sarjito.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...