Polisi Ungkap Kasus Penjambretan di Nagan Raya

Polres Nagan Raya Ungkap Kasus Penjambretan di Nagan Raya

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Sat Reskrim Polres Nagan Raya menangkap seorang tersangka yang diduga sebagai penadah barang hasil kejahatan yakni JF alias Ijal (24), Swasta, warga Gampong Blang Dalam, Kecamatan Babahrot, Abdya, Jumat (2/2/2018) kemarin sekira pukul 14.30 WIB.

Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak melalui Kabid Humas, Kombes Pol Misbahul Munauwar mengatakan, dalam penangkapan tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa satu unit telepon seluler merek Oppo yang mana barang itu merupakan hasil jambret yang terjadi pada Senin (1/1/2018) lalu.

"Penjambretan terjadi jalan lintas Meulaboh-Tapaktuan kawasan Gampong Alue Geutah, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya. Korban yakni Riski Damayanti (25), Wiraswasta, warga Gampong Serba Guna, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya," ujarnya saat dikonfirmasi Sabtu (3/2/2018).

Kabid Humas menjelaskan, dari hasil interogasi yang dilakukan, diakui bahwa handphone tersebut dibeli seharga Rp 800 ribu dari BS, yang merupakan tersangka utama penjambretan tersebut.

"Selanjutnya tim melakukan penyelidikan tentang keberadaan BS di seputaran wilayah Abdya," kata Kombes Pol Misbahul Munauwar.

Personel Sat Reskrim Polres Nagan Raya memperoleh informasi bahwa yang bersangkutan berada di wilayah kecamatan Samatiga, Aceh Barat. Di waktu bersamaan, petugas juga memperoleh informasi bahwa terjadi penjambretan kembali di wilayah Meulaboh, yang mana ciri-ciri pelaku dan kendaraan yang digunakan mirip dengan tersangka BS.

"Kemudian tim gabungan Polres Nagan Raya dan Aceh Barat melakukan pengejaran ke rumah orang tua BS di kawasan Gampong Teungoh, Kecamatan Kuala Batee, Abdya, ternyata BS tidak ada di rumah sehingga tim melakukan penyelidikan dan pengejaran lanjutan," jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Nagan Raya, AKBP Giyarto melalui Kasat Reskrim, AKP Boby Putra Ramadhan Sebayang yang dikonfirmasi terpisah mengatakan, pihaknya berhasil menangkap tersangka Sabtu (3/2/2018) dinihari sekira pukul 00.10 WIB. Tersangka yakni BS (23), Wiraswasta, warga Gampong Pulo Kayu, Kecamatan Susoh, Abdya.

"Tersangka ditangkap di rumah mertuanya yang berada di Gampong Pulo Kayu, Kecamatan Susah, Abdya. Dalam penangkapan tersebut tim gabungan mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Vixion warna hitam dan uang tunai sebesar Rp 1, 54 juta yang merupakan barang bukti penjambretan di Aceh Barat," ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan tim, tersangka mengaku telah beberapa kali melakukan penjambretan di wilayah Nagan Raya dan Aceh Barat bersama seorang temannya yang berinisial MS alias Jack. Sekira pukul 03.00 WIB, lanjutnya, tim gabungan menangkap MS alias Jack (22), Mahasiswa, warga Dusun Serba Guna, Gampong Teungoh, Kecamatan Kuala Batee, Nagan Raya.

"Penangkapan dilakukan di rumah tersangka yang berada di Gampong Teungoh, Kecamatan Kuala Batee, Nagan Raya. Dari penangkapan itu, tim menyita barang bukti berupa satu unit telepon seluler merek Xiaomi warna biru yang juga merupakan hasil penjambretan di Aceh Barat. Kedua tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolres Nagan Raya untuk proses lebih lanjut," kata AKP Boby.

Menurut pengakuan kedua tersangka, mereka telah menjambret sebanyak tiga kali di wilayah Nagan Raya. Barang bukti yang diamankan yakni satu unit telepon seluler merek Oppo warna putih, uang tunai sebesar Rp 700 ribu dan satu unit sepeda motor merek Yamaha Scorpio warna hitam.

"Saat ini tersangka masih diamankan berserta barang bukti guna dilakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut. Untuk penadah kita kenakan Pasal 480 dengan ancaman pidana paling lama 4 tahun dan pelaku jambret kita kenakan Pasal 365 dengan ancaman pidana paling lama 9 tahun," tambah  AKP Boby Putra Ramadhan Sebayang.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...