Bom Rakitan Masa Konflik Ditemukan di Neuheun Aceh Besar

IMG-20180203-WA0012

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Sebuah bom rakitan masa konflik ditemukan di kawasan Gampong Neuheun, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, Sabtu (3/2/2018) pagi, sekira pukul 10.00 WIB. Bom rakitan ini ditemukan berkat informasi yang diperoleh dari masyarakat.

Menurut sumber yang tak ingin namanya disebutkan, penemuan berawal saat salah seorang warga berinisal TS (40) bertemu dengan seorang mantan kombatan GAM bernama panggilan Jon di sebuah warung kopi di gampong tersebut.

Jon mengaku bahwa di belakang rumah TS yang baru dibangun (saat ini belum ditempati) tersimpan sebuah bom rakitan, yang mana bom tersebut disimpan oleh mantan kombatan GAM, Almarhum Adnan Cs.

"Mendengar informasi itu, TS langsung melaporkan hal itu ke Polsek Krueng Raya, Jumat (2/2/2018) kemarin. Personel polsek kemudian melakukan pengecekan ke lokasi dan melaporkan hal itu ke Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Aceh," ujarnya saat dikonfirmasi.

Jumat kemarin, tim Jibom Den Gegana Sat Brimob Polda Aceh yang dipimpin Iptu M Rijaldi tiba ke lokasi untuk melakukan penyisiran dan mendeteksi keberadaan bom tersebut. Karena hari sudah gelap, pencarian dilanjutkan esok harinya.

"Sekira pukul 9 pagi tadi tim Jibom kembali mencari bom tersebut dan ditemukan pas di belakang rumah TS yang terkubur semalam 50 sentimeter. Bom tersebut dievakuasi dan langsung diletakkan di tempat berbeda, yakni di bawah lokasi galian C kawasan Dusun Alu Seunarah, Gampong Neuheun," ungkapnya.

Ternyata, sambungnya, bom tersebut tidak meledak saat hendak diledakkan. Kemudian bom dibawa ke markas untuk diamankan.

"Bom rakitan berbentuk bulat yang terbungkus karung warna putih dengan panjang bom 40 sentimeter, diameter 68 sentimeter dan berat 25 kilogram. Pada bom itu terdapat kabel sepanjang 6 sentimeter dengan kabel jenis tunggal warna merah dan putih," tambahnya.

Sementara itu, Kapolresta Banda Aceh, AKBP Trisno Riyanto dan Kapolsek Krueng Raya, AKP Agus Salim belum menjawab saat dikonfirmasi.

Penulis:Hafiz
Rubrik:News

Komentar

Loading...