Ratusan Ormas Gelar Aksi Tolak LGBT di Depan Masjid Raya Baiturahman

2018-02-02-PHOTO-00000024-749x500

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM - Seribuan masyarakat yang tergabung dalam 147 Organisasi masyarakat (ormas) di Provinsi Aceh melakukan aksi tolak Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) di halaman Mesjid Raya Baiturrahman, Jumat (02/02/2018).

Aksi yang dilakukan puluhan ormas tersebut sebagai bentuk dukungan mereka (masa) terhadap Kapolres Aceh Utara AKBP Untung Sangaji yang telah memberantas LGBT di Kabupaten Aceh Utara beberapa waktu lalu.

Koordinator lapangan, Tgk Marsyuddin Ishak dalam orasinya mengungkapkan, Ormas di Aceh menolak mentah-mentah perilaku LGBT, dan kami masyarakat Aceh tidak akan membiarkan perilaku tersebut terus merusak generasi Aceh.

Untuk itu, katanya, pihaknya (ormas) berupaya merangkul para LGBT supaya kembali ke jalan yang benar, seperti yang telah dilakukan Kapolres Aceh Utara tersebut.  Karena Menurut mereka, apa yang telah dilakukan pak Untung sudah benar, LGBT itu penyakit. Dan penyakit harus disembuhkan.

“Kami semua akan merangkul mereka supaya kembali ke jalan yang benar, sehingga generasi kita kedepan akan terhindar dari prilaku tersebut,”ungkap Korlap tersebut.

Aksi tersebut mendapat dukungan dari Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, Ketua DPRA Tgk Muharuddin, anggota DPR RI, Nasir Djamil dan sejumlah ulama dayah di Aceh.

Sementara itu, Gubernur Aceh dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) ikut serta dalam aksi bela untung tersebut. Gubernur Aceh Irwandi Yusuf menolak prilaku LGBT, tetapi dia menegaskan yang tidak disukai itu adalah perbuatannya yang bisa mendapatkan hukuman. "Yang kita benci perbuatannya, itu dapat dihukum," kata Irwandi Yusuf dalam orasinya.

Ia menegaskan, bahwa Kapolres Aceh Utara Untung Sangaji dalam hal  ini tidak bisa disalahkan. "Kita tidak dapat menyalahkan Kapolres Aceh Utara ini,"ungkapnya.

Dikatakannya, terkait diperiksanya AKBP Untung, pihaknya akan membicarakan pemeriksaan itu kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian, agar dihentikan. “Nanti saya sendiri yang akan kasih tau ke Kapolri, karena secara tidak langsung saya yang bawa pak Untung ke Aceh,” sebutnya.

Hal senada juga diutarakan Ketua DPR Aceh, Tgk Muharuddin menyampaikan bahwa Aceh menjadi model bagi Indonesia, karena itu dirinya juga mengecam keras terhadap perilaku penyimpangan yang meresahkan masyarakat tersebut.

"Kita mengecam keras terhadap perilaku penyimpangan yang telah meresahkan masyarakat, yang kita benci adalah perilakunya," tuturnya.

Ia menyatakan, pada umumnya LGBT ini bisa membawa kepada hal yang bersifat negatif, seperti terjadi prostitusi dan lainnya. Ini meresahkan Aceh.

Usai berorasi, keduanya menandatangani petisi dukungan untuk AKBP Untung yang telah disediakan massa aksi serta dukungan bahwa Aceh menolak LGBT. Petisi itu nantinya akan dikirim ke Presiden dan DPR RI.

Penulis:Dedi
Rubrik:Kota

Komentar

Loading...