Kasus Curanmor Masih Tinggi di Banda Aceh

IMG-20171230-WA0000

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM --Angka kasus kriminal di Kota Banda Aceh menurun menjadi 40 persen dibanding tahun 2016 sebelumnya. Hal ini dikatakan Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T Saladin melalui Kasat Reskrim, AKP M Taufiq.

"Sepanjang tahun 2016 ada 630 kasus yang kita tangani, tahun 2017 ini turun menjadi 496 kasus kriminal yang telah ditangani," ujarnya saat konferensi pers di Mapolresta Banda Aceh, Jumat (29/12/2017).

Ia menjelaskan, turunnya angka ini menandakan bahwa kesadaran masyarakat telah tinggi dalam mengatasi atau mencegah aksi kriminalitas yang akan terjadi.

Meski demikian kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih tinggi di Banda Aceh yang mana pada tahun 2016 sebanyak 111 kasus, sedangkan tahun 2017 menjadi 88 kasus.

Selain itu, sejumlah kasus kriminal lainnya yang menonjol di tahun ini seperti kasus penggelapan dan penipuan sebanyak 99 kasus dengan tersangka berjumlah 15 orang, pencurian 88 kasus dengan jumlah tersangka 3 orang, penganiayaan 44 kasus dengan tersangka 9 orang dan penipuan 40 kasus.

"Sementara itu kasus pencabulan yang sempat menjadi tranding dengan 4 kasus di tahun 2016, saat ini turun menjadi 2 kasus. Rata-rata para tersangka pada tahun ini sudah P21 atau sudah kita serahkan ke jaksa. Rata-rata semua turun tahun ini, tidak terlalu menonjol, semua kasus yang ada Alhamdulillah tertangani semua,” jelasnya.

Para pelaku tindak kriminal ini rata-rata berusia mulai 17 hingga 50 tahun, yang mana motifnya hampir keseluruhan karena faktor ekonomi.

"Hampir semua dikatakan karena faktor ekonomi, alasan lama. Dari semua pelaku bahkan ada sebagian pemain lama. Pelaku sudah lakukan berulang-ulang,” tambahnya.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...