Pelaku Pembunuhan dan Perampok Nenek Di Aceh Utara Ditangkap

IMG-20171224-WA0005

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM -- Tim gabungan Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Aceh dan Sat Reskrim Polres Aceh Utara menangkap pelaku pembunuhan dan perampokan nenek di Aceh Utara, Sabtu (23/12/2017) kemarin, sekira pukul 18.00 WIB.

Tersangka ditangkap di kawasan Gampong Meunasah Kumbang, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara.

Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak melalui Direktur Dit Reskrimum, Kombes Pol Sumarso mengatakan, tersangka berinisial AI alias Akiong (46), yang merupakan warga gampong tersebut.

"Tersangka diduga melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap Aisyah (87), IRT, warga Gampong Cibrek Tunong, Kecamatan Syamtalira, Aceh Utara yang menyebabkan korban meninggal dunia," ujarnya saat dikonfirmasi Minggu (24/12/2017).

Ia menjelaskan, tersangka menghilangkan nyawa korban dengan cara mencekik leher dan membuang korban ke dalam sebuah sumur yang berada di kawasan rumah korban, Jumat (22/12/2017) kemarin, sekira pukul 13.00 WIB.

"Barang bukti yang berhasil diamankan berupa sebuah kunci pembuka kartu SIM telepon seluler android, satu unit telepon seluler merek Vivo dan sebuah cincin emas," jelasnya.

Saat ini, tersangka beserta barang bukti masih diamankan di Mapolres Aceh Utara guna dilakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut.

"Pelaku merupakan residivis yang pernah masuk LP Lhoksukon yang divonis 7 bulan penjara sebelumnya. Anggota masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap tersangka," tambah Sumarso.

Seperti diberitakan sebelumnya, perampokan dan pembunuhan terjadi di Gampong Cibrek Tunong, Kecamatan Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (22/12/2017) sore kemarin. Ainsyah (87) tewas dibunuh dan dimasukkan ke dalam sumur dengan posisi kepala ke bawah dan kaki ke atas.

Korban mulanya ditemukan oleh anaknya yang bernama Irwan (38) seusai salat Jumat. Saat ditarik, korban masih bernapas dan langsung dilarikan ke Puskesmas. Namun, nyawa korban tak tertolong dan menghembuskan nafas terakhirnya di Puskesmas.

"Menurut Irwan, ketika ditarik dari sumur, ibunya masih bernapas dan langsung dibawa ke Puskesmas. Tak lama berselang korban meninggal," kata Kapolres Aceh Utara, AKBP Untung Sangaji, Sabtu (23/12/2017).

Ia menjelaskan, saat anak korban tiba di rumah terlihat seluruh isi rumah berantakan. Lalu Irwan mencari ibunya yang sudah lanjut usia, namun tak ditemukan dan bahkan sempat mencari ke rumah tetangga, tetap tidak ada yang mengetahui.

"Keberadaan korban di dalam sumur diketahui setelah Irwan bersama tetangga mencari di segala sudut rumah," jelasnya.

Petugas baru mengetahui kasus pembunuhan ini setelah korban dibawa ke rumah Puskesmas. Lalu, kata Kapolres, tim langsung melakukan identifikasi untuk keperlukan penyelidikan lebih lanjut.

Usai kejadian, dirinya bersama anggota langsung terjun ke lokasi kejadian. Rumah korban hanya berjarak sekitar 100 meter dari jalan Medan-Banda Aceh, sehingga lebih memudahkan pelaku melarikan diri.

"Dugaan sementara ini kasus perampokan," ungkapnya sesuai salah satu pemberitaan media siber kemarin.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...