Ternyata Bangkai Gajah Betina di Aceh Timur Sedang Mengandung

Dokter dari BKSDA Aceh menunjukkan bayi gajah yang mati bersama induknya di perkebunan Dwi Kencana Semesta Afdelling 7 Aceh Timur

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM -- Seekor gajah Sumatera betina ditemukan mati di kawasan di kawasan perkebunan milik PT Dwi Kencana Semesta (DKS) Afdelling VII, di kawasan Gampong Seuneubok Bayu, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur, sejumlah instansi terkait hingga saat ini masih menyelidiki penyebab kematian gajah tersebut.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Sapto Aji Prabowo mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan tim dokter di lapangan, gajah betina tersebut diperkirakan berusia lebih kurang 25 tahun.

"Diperkirakan mati sejak 10 hari lalu, gajah betina itu dalam keadaan hamil, tim menemukan janin gajah yang diperkirakan usianya 13 hingga 14 bulan dan berjenis kelamin jantan," ujarnya saat dikonfirmasi Sabtu (23/12/2017).

Tim dokter di lapangan melakukan tindakan mengautopsi bangkai gajah tersebut dengan mengambil sampel kotoran, usus, ginjal serta jantung untuk nantinya diperiksa di laboratorium.

"Mengenai penyebab kematiannya, diduga karena racun. Berdasarkan autopsi tim dokter, terdapat tanda kehitaman di kotoran, usus dan jantung yang mengindikasikan kematiannya karena racun," jelasnya.

Selain itu, berdasarkan keterangan salah seorang warga diperoleh bahwa gajah memakan pupuk di ladang warga beberapa hari sebelum ditemukannya bangkai gajah teraebut.

"Untuk itu kepastian jenis racun apakah dari pupuk yang dimakan atau dari racun lain serta apakah ada unsur kesengajaan atau tidak, kita menunggu hasil laboratorium," tambah Sapto.

Penulis:Hafiz
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...