Polresta Banda Aceh Amankan Sepucuk Senjata AK-57 Sisa Konflik

IMG-20171220-WA0024

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM -- Kepolisian Resort Kota (Polresta) Banda Aceh mengamankan sepucuk senjata api jenis AK-57 sisa konflik di Aceh Timur. Hal ini dikatakan Kapolresta, Kombes Pol T Saladin saat menggelar konferensi pers di Mapolresta Banda Aceh, Rabu (20/12/2017) sore.

Senjata buatan Rusia tersebut diamankan bersama sebuah magasin tanpa peluru, Selasa (19/12/2017) kemarin, yang mana menurut pengakuan yang bersangkutan bahwa dirinya hanya menyimpan senjatanya tanpa peluru.

''Ini kita amankan dari warga berinisial A, Swasta, warga Aceh Timur. Kita jemput kemarin setelah yang bersangkutan mengatakan mau menyerahkan senjata sisa konflik,'' ujarnya didampingi Kasat Reskrim, AKP M Taufiq beserta sejumlah perwira lainnya.

Ia menjelaskan, senjata tersebut diperoleh pihaknya saat A mengaku menyimpan sepucuk senjata api dan hendak menyerahkannya kepada pihak kepolisian. Akan tetapi, yang bersangkutan mengaku tidak berani dan takut akan diproses atas kepemilikan senjata tersebut.

''Karena alasan itu, kita yakinkan yang bersangkutan tidak akan diproses karena menyerahkan senjata, berbeda apabila dia mengetahui dan menyimpan tapi tidak memberitahukan atau menyerahkan, serta menggunakannya untuk berbuat kriminal,'' jelasnya.

Setelah yakin, Kapolresta bersama sejumlah personelnya langsung menjemput dan mengambil senjata tersebut, yang kemudian kembali ke Banda Aceh dan diamankan di Mapolresta untuk dilakukan pendataan.

''Menurut pengakuannya, senjata ini disimpan sejak konflik dulu dan belum juga diserahkan setelah MoU. Sekarang dia sadar dan menyerahkannya ke kita. Kita apresiasi sikap beliau ini yang mau menyerahkan senjata sisa konflik secara sukarela,'' ungkap Saladin.

Mantan Kabid Humas Polda Aceh ini juga mengimbau masyarakat lainnya yang masih mengetahui atau menyimpan senjata sisa konflik agar langsung diserahkan ke pihak berwajib, demi memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.

''Saya yakin senjata sisa konflik masih banyak di beredar di Aceh. Jadi kita imbau masyarakat untuk dapat menyerahkannya kepada kepolisian. Tidak perlu takut, karena tidak akan diproses hukum, malah kita apresiasi dan saya jamin itu,'' tegasnya.

Untuk masyarakat yang ingin menyerahkan atau menginformasikan terkait adanya senjata api ilegal lainnya, tambahnya, dapat menghubungi langsung di nomor kontak 085230187036.

''Masyarakat bisa hubungi nomor ini via telepon atau SMS, biar nanti kita yang jemput langsung ke lokasi, dimana pun,'' tambah Kombes Pol T Saladin.

Penulis:Hfz
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...