Kajari: 13 Terpidana Cambuk Masih Buron

IMG-20171219-WA0006

Meulaboh, acehportal.com - Kepala Kejaksaan Tingi Negeri (Kajari) Meulaboh, Ahmad Sahrudin mengaku, 13 terpidana Cambuk di Aceh Barat, masih menjadi buronan, seharusnya mereka dicambuk pada 7 Desember lalu bersama 7 terpidana lainya, karena mereka melarikan diri, akhirnya ke 13 terpidana cambuk tersebut gagal di eksekusi.

Hal itu dikatakan Ahmad Sahrudin dalam jumpa pers di Kajari Meulaboh, selasa (19/12/17), menurutnya, 13 terpidana itu tidak ada lagi di Meulaboh, dia menduga mereka sudah ke Medan atau Jakarta.

Sebelum eksekusi cambuk pada 7 Desember lalu di Mesjid Agung, mereka sudah berencana melarikan diri agar tidak dihukum cambuk di depan khalayak ramai, dari daftar hukuman cambuk tahap dua itu sebanyak 21 orang, namun yang berhasil menjalani hukuman cambuk Cuma 7 orang.

Sedangkan pada tahap pertama tangal 30 september 2017, 18 terpidana cambuk di Aceh Barat, berhasil di eksekusi dengan beragam pelangaran, mulai dari maisir, khalwat dan khamar.

Lebih lanjut Ahmad Sahrudin menambahkan, pelangar Qanun jinayah nomor 6 tahun 2014 tersebut sebenarnya bisa memilih dicambuk atau membayar denda, untuk satu kali cambuk setara dengan satu manyam emas.(3 gram), dan satu kali cambuk setara dengan satu bulan kurungan penjara.

Namun ke 13 terpidana cambuk itu tidak mau membayar denda dan tidak mau dicambuk apalagi dipenjara, sehingga mereka melarikan diri.

“kita akan terus buron mereka agar mau di eksekusi cambuk, karena itu sudah diamanatkan dalam qanun” katanya.(wwn/ded)

Penulis:wawan
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...