Ratusan Massa Ormas Islam Turun Ke Jalan Gelar Aksi Kutuk Presiden Amerika

IMG-20171218-WA0054

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM --Ratusan massa yang berasal dari berbagai organisasi masyarakat (Ormas) berunjuk rasa di depan Gedung DPRA, Senin (18/12/2017) sore. Sebelumnya, sekitar 600 lebih orang ini berkumpul di depan Masjid Raya Baiturrahman dan berkonvoi menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat menuju ke Gedung DPRA.

Sejumlah perwakilan massa dari berbagai Ormas Islam yang menamai 'Gerakan Rakyat Aceh Anti Israel' ini berorasi dan membagikan selebaran kepada para pengguna jalan.

Massa mengecam pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terkait pengakuannya yakni Yerussalem sebagai lbukota Negara Israel. Untuk itu, mereka meminta pihak DPRA untuk segera membentuk qanun Pemberdayaan Ekonomi Ummat dengan mengusir usaha-usaha milik Yahudi dan Amerika yang ada di Aceh.

Massa yang berasal dari FPI Aceh, Ikatan Masyarakat Anti Maksiat, Darut Tauhid dan Ikatan Sarjana Alumni Dayah, ACT, KAMMI serta  Rabithah Taliban Aceh ini juga meminta DPRA mendesak Pemerintah Aceh untuk serius bersosialisasi kepada masyarakat Aceh agar memboikot produk Israel dan Amerika.

Massa dipimpin Koordinator Lapangan, T Rizki, yang juga meminta pihak berwenang Mengusir serta membubarkan semua organisasi yang berhubungan dengan Amerika Serikat dan Israel.

Dalam aksi yang memadatkan jalanan tersebut, mereka juga meminta Pemerintah Aceh untuk mengambil sikap tegas kepada Israel dengan menyampaikannya kepada Pemerintah Pusat.

"Bila pemerintah tidak langsung turun tangan, jangan salahkan masyarakat Aceh turun menyita semua produk Yahudi yang ada di Aceh. Kami juga meminta pemerintah dengan segera membuat qanun tentang penolakan produk Yahudi di Aceh," kata salah satu pimpinan aksi dalam orasinya sembari menyerukan takbir.

Penulis:Hafiz
Rubrik:News

Komentar

Loading...