Polisi Meupeppep AKBP. H. Adnan Jadi Simbol Prangko PT. Pos Indonesia

Prangko PT POS Indonesia bergambar polisi meupeppep

BANDA ACEH, ACEHPORTAL.COM -- Karena dedikasinya sebagai polantas yang dikenal cerewet di jalan raya karena rasa kepeduliannya terhadap keselamatan pengendara bermotor. Polisi Meupeppep AKBP Adnan dipilih menjadi simbol pada prangko PT POS Indonesia.

Mengenal AKBP Adnan saat bertugas, baginya pangkat tidak membuatnya gengsi untuk "berteriak" disepanjang jalan demi mengingatkan setiap pengendara yang melanggar lalu lintas terutama pengendara yang tidak memakai helm ataupun melawan arus lalu lintas. Bahkan dirinya selalu menyempatkan diri untuk singgah di warung-warung kopi berbaur dengan muda mudi sambil bercerita tentang keselamatan berkendara.

AKBP Adnan berkeliling kawasan Kota selalu sendiri, tidak perlu ajudan ataupun teman sekantor untuk sosialisasi keselamatan berkendara. Sambil menyetir mobil mulutnya tak berhenti mengingatkan pengendara untuk berhati-hati, terkadang pelanggar langsung ditegurnya dengan bahasa khas Aceh hingga menjadi perhatian pengendara lain sampai si pelanggar menjadi malu sendiri.

"Dimanapun kita kalau sudah profesi sebagai polantas maka sudah seharusnya mensosialisasikan keselamatan berkendara agar semua orang bisa selamat saat berkendara, kadang keluarga sudah menunggu kita di rumah jangan kita sia-siakan hidup kita berakhir di jalan" ungkap polisi yang memiliki dedikasih ini.

Karena itu, PT POS Indonesia memilih AKBP Adnan karena tugasnya sebagai polisi yang selalu peduli untuk keselamatan pengguna jalan. Selain itu polisi Meupeppep juga telah menjadi icon Polda Aceh dan telah mendapat legistimasi dari masyarakat.

Meupeppep sebagai program unggulan Polda Aceh diluncurkan pada 10 April 2013 bersamaan dengan Inpres No.4 tahun 2013 tentang 5 pilar keselamatan berlalulintas. Atas dasar itu kepala PT POS Aceh Ahmad Saladin mengabdikan foto AKBP Adnan pada perangko Indonesia.

Semoga dedikasihmu sebagai polisi Meupeppep bisa diadopsi polantas lainnya di Indonesia.

Penulis:redaksi
Rubrik:Headline

Komentar

Loading...