DJs Aceh Versi Islami Terbentuk

DJs PDJI Aceh terbentuk

BANDA ACEH, ACEHPORTAL. COM -- Profesi Dj sering dipandang sebelah mata oleh masyarakat karena seiring lekatnya dengan kehidupan dunia gemerlap.

Namun berbeda dengan DJ yang telah dibentuk di Provinsi Aceh. Sebuah organisasi DJ yang bernaung dibawah ikatan DJs PDJI Aceh telah dikukuhkan pada Sabtu (16/12/2017). DJ yang telah dikukuhkan ini akan menjunjung tinggi syariat Islam di Aceh.

Dewan pembina DJs PDJI Aceh Rizal didampingi Nono Tarigan yang juga sebagai pembina mengatakan,  DJ Aceh versi Islami ini akan merubah mainset masyarakat yang selama ini menganggap bahwa profesi DJ lebih mengarah ke negatif.  "Djs PDJI ini dibentuk untuk menjadi wadah kreatifitas muda mudi di Aceh yang selama ini tidak terarah menjadi lebih terarah dan harus Islami," terangnya.

Rizal menyebutkan, DJs Aceh mempunyai moto sejalan dengan Qanun yang berlaku di Aceh kita menjung tinggi Syariat  Islam di Aceh. "Slogan kami yaitu Generasi Islami Berbakat dan Bebas Narkoba," terangnya lagi.

Nono Tarigan menambahkan, kita sebagai pembina akan terus mengawasi DJ di Aceh, bila melenceng maka kami akan ingatkan mereka.  Organisasi ini juga menerapkan syariat terhadap para DJ terutama dalam berbusana dan harus berhijab bagi perempuan serta berhenti saat waktu shalat.

Harapan kami sebagai pembina dengan tema tadi, kami sebagi pembina sudah ingatkan ketua dan anggota untuk pertahankan aturan ini jangan sampai meleset.  Dia mengaku organisasi ini sudah mendapat restu dan dukungan wali kota,  Dinas Syariat Islam,  dan sudah berkoordinasi dengan FPI. "kami akan menunjukkan bahwa DJ di Aceh itu berbeda kita akan tampilkan secara Islami maupun di luar Aceh." ujar Nono.

Ketua Umum DJs Gema Eka Putra menyebut,  di Aceh jumlah Dj sudah mencapai 40 orang. Pihaknya akan menetapkan aturan yang bernuansa Islami kepada mereka. Kita rubah bentuk busana, musicnya kita mencoba tidak melanggar aturan qanun yang berlaku di Aceh.

Sementara itu Kadisbudpar Aceh Reza Fahlevi yang hadir dalam pengukuhan tersebut menyampaikan, semua kreatifitas yang positif kita hargai, karena dapat mewadahi seluruh komunitas generasi muda berbakat dibidang seni budaya, music. Semua itu harus ada wadah dan ruang khususnya di Banda Aceh sebagai ibu kota provinsi,  karena semua komonitas ada di sini.

Kita menyambut baik komunitas ini,  Disbudpar Aceh menghargai karena mereka telah komitmen terhadap organisasi ini mengarah ke hal positif,  memang image masyarakat terhadap DJ lebih ke negatif namun organisasi ini harus bisa menunjukkan bahwa kegiatan mereka tidak negatif.

Saya mengucapkan selamat semoga organisasi yang sudah terbentuk ini nantinya dapat mewadahi kretifitas orang-orang dan komunitas untuk meningkatkan silahturahmi. Tentu dengan keberadaan dj Aceh bisa mengemas music berkarakter Aceh sehingga menjadi ciri khas DJ di Aceh yang dibalut dengan music kekinian lebih mempunyai karakter,  dan nilai serta keunikan sendiri.

Penulis:gun
Rubrik:Lifestyle

Komentar

Loading...