Suara Hati Foundation Luncurkan Kampanye ‘Perempuan Berkarya’

Nova Eliza (tengah) bersama T Syarbaini (kiri) dalam konferensi pers di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh

Banda Aceh, acehportal.com  - Setelah sukses menggulir rangkaian kampanye 'Suara Hati' dan 'Suara Hati Lelaki' di beberapa kota di Indonesia di penghujung 2015 hingga 2016 lalu, Suara Hati Foundation sebagai lembaga yang lahir atas keprihatinan Nova Eliza yang berfokus mendukung perempuan Indonesia, kembali berkampanye bertajuk 'Perempuan Berkarya'.

Kampanye tersebut mengambil tema 'Perempuan, Inspirasi, Karya' yang akan dilaksanakan 14 Desember 2017 mendatang dari hasil kolaborasi Office of International Affarirs (OIA) Unsyiah, Pusat Studi Demokrasi dan Pembangunan (PSDP) serta Pusat Seni Unsyiah.

Dalam konferensi pers yang dilaksanakan di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Senin (4/12/2017) sore, Nova Eliza mengatakan, 'Perempuan Berkarya' adalah program komunitas dan kewirausahawan beserta calon wirausaha baru. Terselenggaranya acara ini diharapkan dapat menjalin tali silaturrahmi serta berbagi pengalaman, pengetahuan dan wawasan antar peserta sehingga mampu memberi inspirasi terhadap sesama.

"Selain itu, untuk memberi pengaruh positif baik individual atau organisasi kemanusiaan yang ada untuk menghadapi persaingan global serta memiliki kontribusi positif bagi Banda Aceh khususnya dan Indonesia pada umumnya," ujarnya kepada wartawan.

‎Acara kampanye ini melibatkan berbagai pihak untuk memberikan wadah positif bagi perempuan di Indonesia. Selaku pendiri dirinya mengatakan, Suara Hati Perempuan Foundation sangat antusias melihat komitmen dan dedikasi untuk merangkul perempuan Aceh yang disambut positif oleh berbagai pihak. Ini merupakan kolaborasi dukungan semua pihak dari pemerintah daerah, LSM, IT Expert, aktivis perempuan, komunitas anak muda, pelaku UKM, pengusaha muda Aceh hingga mahasiswa.

‎"Masalah tindak kekerasan perempuan yang masih tinggi tak menyurutkan niat dan semangat saya‎ untuk terus berjuang mengedukasi masyarakat, guna memberikan kepedulian perempuan sejak 3 tahun lalu. Untuk kampanye 'Perempuan Berkarya' kali ini sedikit berbeda, karena lebih berfokus pada pendekatan terhadap kaum perempuan.

Pihaknya mengaku juga selalu mengedukasi masyarakat agar terus merangkul korban kekerasan agar mereka dapat menjadi perempuan yang pintar dan bisa menjadi penerus bangsa dengan perstasi dan karya agar tetap memiliki semangat melanjutkan hidup dan menyongsong masa depan yang masih panjang.‎

"Kini saatnya perempuan dapat berkarya demi bangsa, kita sebagai perempuan mampu menumbuhkan potensi dan kemampuan diri. Itulah sebabnya, perempuan harus cerdas agar dapat bertahan hidup. Lewat perempuan juga yang mampu melahirkan generasi muda masa depan yang cemerlang," kata Nova.

Suara Hati Foundation bervisi menuju perempuan yang berdaya kreasi maju serta mandiri untuk tergerak menggelar berbagi misi kegiatan penggalangan kepedulian terhadap kaum perempuan. Salah satunya, lanjutnya, meningkatkan peran perempuan untuk lebih berpikir positif, kreatif dan mandiri dalam wirausaha sekaligus menciptakan menciptakan lapangan kerja untuk kelangsungan hidup dalam jangka waktu panjang.

"Selain itu, membangun budaya akan pentingnya peranan perempuan melalui kreatifitas, memanfaatkan teknologi yang semakin canggih, meningkatkan kedudukan dan peranan perempuan di berbagai sosial kehidupan masyarakat, memberi edukasi serta meningkatkan kewaspadaan pada masyarakat luas atas segala bentuk kekerasan yang memicu landasan gerakan sosial, agar menghentikan segala bentuk kekerasan pada masyarakat, khususnya perempuan," jelasnya.

Kampanye 'Perempuan Berkarya' ini juga merupakan sebuah acara inspiratif yang dikemas mulai dari talkshow, pameran kerajinan lokal, art performance yang juga menjadi ajang pertukaran informasi sekaligus ajang pengembangan usaha bagi peserta dan untuk mencari mitra usaha. Menurutnya, ini menjadi peluang bagus untuk perempuan di Banda Aceh dan sekitar untuk membangun networking.

"Konsep acara dikemas dengan mengutamakan kearifan lokal yang melibatkan perempuan dari berbagai bidang profesi serta keterlibatan akademisi bertujuan untuk mendukung peningkatan wawasan, perbaikan kualitas hidup serta peranan perempuan dalam segala aspek kehidupan‎, sekaligus menjadi ajang edukasi bagi para pengunjung untuk bersama menjauhkan diri dari kekerasan. Untuk itu, saya mengajak perempuan, mari kita cerdaskan diri dalam berkarya," paparnya.

‎Selain artis berdarah Aceh tersebut, konferensi pers itu juga dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Anak, T Syarbaini serta Fairus M Nur Ibrahim selaku moderator. Kegiatan itu pun dihadiri oleh sejumlah pihak terkait seperti aktivis perempuan, mahasiswa, pelaku UKM dan lainnya.‎

Penulis:Hafiz
Rubrik:News

Komentar

Loading...