Gelar Razia Milad GAM di Aceh Besar, Polisi Amankan Narkoba

Razia polsek jajaran Polres Aceh Besar. (Ist.)

Jantho, acehportal.com - Sebanyak 13 polsek jajaran Polres Aceh Besar telah melaksanakan kegiatan patroli tertutup dan terbuka serta melakukan razia yang terbagi dalam tiga rayon, yakni rayon Timur, Barat, dan Tengah secara serentak, Minggu (3/12/2017), sejak pukul 20.00 hingga pukul 06.00 WIB.

‎Kapolres Aceh Besar, AKBP Heru Suprihasto mengatakan, beberapa polsek jajaran juga melakukan kegiatan antisipasi Milad GAM yang mana ditemukan beberapa hal menonjol, seperti penerimaan bendera Bulan Bintang hingga narkotika jenis sabu.

"‎Di wilayah hukum Polsek Sukamakmur, Kapolsek, Ipda Suriya bersama tokoh mantan kombatan berinisial AP memanggil RZA, warga Gampong Lambarih Jurong Raya, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar yang diduga menyimpang bendera bulan bintang," ujarnya saat dikonfirmasi Senin (4/12/2017).

‎Setelah bertemu dengan yang bersangkutan, saat itu selembar bendera Bulan Bintang diserahkan kepada Kapolsek. Menurut pengakuan RZA, bendera itu diperoleh di kediaman Wali Nanggroe pada 2016 lalu.

"Penyerahan bendera bulbin tersebut turut disaksikan oleh seorang kombatan yang mendampingi Kapolsek, yakni AP, prosesnya lancar," katanya.

Sementara itu, jelas Heru, di wilayah hukum Polsek Montasik diamankan dua pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu, Minggu (3/12/2017) malam, sekira pukul 23.30 WIB. Mirisnya, kedua pelaku masih berstatus pelajar di salah satu sekolah di kota Banda Aceh.

"Keduanya yakni ‎MAH (17) dan OR (17), mereka merupakan warga Gampong Lamlagang dan Gampong Ateuk Munjeng, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh. Keduanya masih berstatus pelajar di salah satu sekolah di Banda Aceh," jelas Kapolres.

‎Adapun barang bukti yang diperoleh berupa satu paket kecil sabu, satu unit sepeda motor Honda Beat warna biru putih bernomor polisi BL 3844 WBO dan tiga unit telepon seluler merek‎ Nokia, Xiaomi dan Asus. Selain itu, diamankan sebuah dompet warna hitam yang berisikan uang tunai senilai Rp 200 ribu.

‎"Mereka diamankan di depan Mapolsek Montasik tadi malam. Keduanya saat itu melintas, mengetahui ada razia di depan polsek, mereka terlihat membuang sebuah bungkusan kecil sabu ke badan jalan, hingga personel mengamankannya. Keduanya masih diamankan beserta barang bukti untuk diselidiki lebih lanjut," ungkapnya.

Di wilayah hukum Polsek Leupung, polisi juga mengamankan sabu dan senjata tajam saat melaksanakan razia cipta kondisi Milad GAM. Razia dilakukan tepatnya di Jalan Nasional Banda Aceh-Calang, Kilometer 24, di depan Mapolsek, kawasan Gampong Meunasah Mesjid, Kecamatan Leupung, Aceh Besar Senin (4/12/2017) dinihari, sekira pukul 24.30 WIB.

"Razia dilakukan sejak pukul 00.30 hingga pukul 03.00 WIB dengan melibatkan personel Polsek Leupung, Sat Lantas‎ dan BKO Polres Aceh Besar yang dibantu personel Koramil Leupung," kata AKBP Heru Suprihasto.

‎Dari razia tersebut polisi mengamankan sebilah senjata tajam jenis golok milik seorang mahasiswa berinisial DMD (22), warga Gampong Keuramat, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh. "Saat ini yang bersangkutan masih diamankan di Mapolsek Leupung untuk diperiksa lebih lanjut," sambungnya.

Selain itu, juga diamankan 2 bungkus sabu seberat 14,32 gram dan sebuah kaca pirex milik‎ TZ (46), Pedagang, warga Desa Cipulir, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, serta dua rekannya yakni FK (44), Wiraswasta, warga Gampong Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar dan ‎MS (37), Petani, warga Gampong Paya Naden, Kecamatan Madat, Aceh Timur.

‎"Ketiganya diamankan saat petugas merazia mobil yang ditumpanginya melintas di depan polsek. Mobil jenis Toyota Avanza warna putih bernomor polisi BK 1085 AS yang mereka tumpangi juga masih diamankan guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut," tambah Kapolres.

Penulis:hafiz
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...