Ketua AF: Hapus Preman Proyek di Aceh

Ketua AF: Hapus Preman Proyek di Aceh

Aceh Timur – Ketua Acheh Future Razali Yusuf menyatakan, meskipun pemerintah pusat telah mengalokasi anggaran yang cukup besar untuk di Provinsi Aceh, tapi masih belum mampu mensejaterahkan masyarakat.

Padahal, Aceh telah menerima puluhan triliun dana untuk pembagunan Aceh, tapi hingga kini aceh masih belum maju dan berkembang. Bahkan banyak pembagunan yang dibagun pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten/kota terkesan bermanfaat bagi rakyat aceh.

Hal itu diungkapkan Ketua AF kepada acehbisnis.co, saat mengunjungi peresmian Dayah Bustanul Salikin, di Desa Teupin Mamplam, Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (28/09/2017).

Menurut dia, pembagunan yang dilakukan selama ini oleh pemerintah tidak bermanfaat bagi masyarakat, karena bagunan yang dibagun hanya untuk mencari keutungan saja bukan untuk kepentingan rakyat.

“Semua itu terjadi dikarenakan, semua pihak tidak ada rasa memiliki, baik itu yang sedang dikerjakan, bahkan penguasa anggaran dari dinas terkait, dan juga pihak rekanan itu sendiri, masing-masing hanya mengejar target ke untungannya saja,”jelasnya.

“Akibat dari mengejar keuntungan dan kepentingan pribadi, sehingga mutu pembangunan terabaikan, sehingga imbasnya kepada masyarakat, dan juga ikut menanggung rugi, karena dana yang di alokasikan untuk bianya pembangunan tersebut uang rakyat, bukan uang penguasa,”terangnya.

Untuk itu, Razali mengajak semua pihak, dan pemuda pemuda untuk membantu mengawasi pelaksana pembangunan di Aceh. Jangan takut dengan istilah ma’op, mari sama-sama kita lawan praktek-praktek yang merugikan rakyat.

“Kami juga mendesak pemerintah Aceh, baik itu DPR Aceh, agar mensosilisasi Syarait Islam ke semua dinas-dinas di Aceh, khususnya di Provinsi maupun di tingkat Kabupaten dan Kota, agar praktek-praktek korupsi terhindar dari mereka,”katanya.

Selain itu, Ketua AF meminta kepada pihak yang terkait, untuk memberikan sanksi seberat beratnya kepada rekanan yang nakal. “Di Aceh saat ini tidak laku lagi preman, mulai sekarang, mari kita membersihkan diri dalam segala hal, buat apa kita dapat uang banyak, bila semua itu uang haram. Biarpun sedikit keuntungan, tapi berkah,”pungkasnya.

Penulis:Istanjoeng
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...