Nek Suriah Korban Kebakaran yang Luput dari Perhatian Pemerintah

Acehportal.comNek Suriah Korban Kebakaran yang Luput dari Perhatian Pemerintah

Aceh Timur - Suriah Puteh (70), warga Desa Bintah, Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur, beberapa hari yang lalu mengalami musibah. Rumahnya hagus dilalap sijago merah pada Rabu (13/9/2017) luput dari perhatian pemerintah setempat.

Hingga kini belum ada bantuan apapun dari pemerintah Kabupaten maupun pihak kecamatan setempat. Namun, Nek Suriah tetap menunggu uluran tangan para dermawan untuk membantu dirinya membagun rumahnya kembali.

Sementara rumah Ridwan Husen (47) yang juga terbakar pada Selasa (26/9/2017), di Desa Lung Peut, Kecamatan Madat, sudah mulai dibangun seadanya melalui suadaya masyarakat desa setempat.

Hal itu disampaikan Ketua Lembaga Achehg Future, Razali Yusuf, saat mendampingi Relawan Lembaga Peduli Duafa, Syafika saat mungunjungi Nek Suriah Puteh, korban kebakaran, Rabu (27/09/2017).

Ia menyebutkan, sudah dua minggu musibah yang dialami Nek Suriah, namun belum ada perhatian sama sekali dari pemerintah setempat.

“Kami bersama Relawan Lembaga Peduli Duafa, mengunjungi korban kebakaran untuk menyalurkan sumbangan seadanya, untuk korban kebakaran, semoga bermanfaat bagi korban yang mengalami musibah,” ujar Razali Yusuf.

Ia juga menambahakan, bahwa sebelumnya Nek Suriah didatangi orang yang mengaku dari Palang Merah Indonesia, untuk menyerahkan bantuan berupa sembako, dan tikar. “Meskipun demikian kondisi korban saat ini sangat memperihatinkan,”jelasnya.

“Kita melihat kondisi Nek Suriah sangat memprihatinkan, apalagi setelah mengalami musibah, dirinya tidak mempunyai tempat untuk berteduh, kami mengharapkan bagi dermawan dan pemerintah agar melihat dan membantu saudara kita yang dilanda musibah,” harap Razali Yusuf.

Kita berharap ada kepedulian Kepala Desa Bintah, Camat, dan pihak terkait lainnya untuk membagun rumah Nek Suriah. “Karena beliau sangat membtuhkan bantuan dari pemerintah dan dermawan,”pungkasnya.(*)

Penulis:Istanjoeng
Rubrik:Peristiwa

Komentar

Loading...