BNN Gagalkan Penyeludupan Ganja Senilai Rp 2 Miliar Asal Aceh

Ilustrasi ganja

Acehportal.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Barat menggagalkan penyelundupan ganja dari Aceh. Ratusan kilogram ganja senilai Rp 2 miliar disita petugas BNN Jabar.

Pengungkapan tersebut dilakukan tim gabungan BNN Jabar dan instansi lainnya di kawasan Bogor, pada Rabu (13/9) lalu. Sebanyak 5 orang tersangka yakni Junaedi, Rojani, Buchori Muslim, Iman Islamudin dan Suparman diringkus petugas.

"Total yang berhasil kita gagalkan ada sebanyak 220 bungkus seberat 220 kilogram," ujar Kepala BNN Jabar Brigjen Rusnadi di Kantor BNN Jabar, Jalan Terusan Jakarta, Kota Bandung, Jabar, Senin (18/9/2017).

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari adanya laporan terkait penyelundupan ganja dari Aceh menuju ke Jabar. Tim gabungan BNN Jabar dan instansi lainnya kemudian melakukan penyelidikan.

Tim yang dipimpin oleh Kabid Brantas BNN Jabar AKBP Daniel kemudian melakukan penyergapan terhadap pelaku Junaedi dan Rojani yang tengah membawa ganja melalui kendaraan roda empat di kawasan Gunung Sindur, Bogor, Rabu (13/9).

"Di kendaraan itu kita menemukan barang bukti 220 bungkus ganja," kata Daniel ditempat yang sama.

Berdasarkan hasil interogasi, sambung Daniel, kedua pelaku menyelundupkan ganja tersebut atas perintah dari Buchori. Tim lalu bergegas meringkus Buchori masih di kawasan Tanah Sereal, Bogor.

"Dari hasil interogasi, ternyata Buchori juga diharuskan menyerahkan barang tersebut kepada Iman," tuturnya.

Pengembangan dilakukan, Iman ditangkap di Lanud Atang Sanjaya Bogor. Tim juga turut meringkus Suparman yang diketahui merupakan pengendali lapangan.

"Mereka semua ini kurir. Pelaku utamanya masih DPO. Seluruh tersangka saat ini dibawa ke BNN Jabar untuk dilakukan penyelidikan," kata Daniel.

Saat ini, para tersangka dan barang bukti sudah diamankan di BNN Jabar. Kelima tersangka dijerat Pasal 114 Jo 111 ayat 2 dan Pasal 132 ayat 2 UU 35 tentang narkotika ancaman hukuman seumur hidup.

"Barang bukti 220 kilogram ganja ini apabila dirupiahkan mencapai Rp 2 miliar. Pengungkapan ini juga bisa menyelamatkan 46 ribu warga Jabar," ujarnya.

Sumber:detikcom
Rubrik:Hukum

Komentar

Loading...