Tunggak Pajak, Petugas Satpol PP Segel Panti Pijat di Banda Aceh

Salah satu tempat pijat refleksi di Banda Aceh disegel. (Foto: acehportal.com)

Banda Aceh, acehportal.com - Salah satu tempat refleksi (panti pijat) di Jalan T Panglima Polem, Banda Aceh, Rabu (06/09/2017), disegel petugas Satpol PP dan WH) kota setempat,  akibat menunggak pajak sebesar  Rp 31,9 juta dalam kurun waktu empat tahun.

Pusat pijat refleksi itu, disegel sementara dengan ditempel stiker bertuliskan “Bangunan/tempat usaha ini dalam pengawasan Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh selaku pelaksana penegak Perda/Qanun” di pintu masuk panti pijat itu.

“Ini kita segel karena menunggak pajak lebih kurang empat tahun belakangan. Nah, kita sudah melakukan upaya administratif memanggil pelaku usaha untuk menyelesaikan tunggakan pajaknya, dan sudah bersedia menandatangani surat pernyataan dalam mengangsur tunggakannya,” kata Kabid Perundang-undangan Satpol PP-WH Banda Aceh, Nurbayti.

Sehingga, pihaknya melakukan penyegelan dua pintu panti pijat  refleksi satu pemilik tersebut,  karena sesuai dengan ketentuan Pasal 11 Qanun Nomor 8 Tahun 2011 tentang pajak reklame.

Pemerintah kota Banda Aceh, menurutnya, sudah memberikan keringanan untuk mengangsur tunggakan pajak dalam tiga periode. Namun, untuk periode pertama pemilik usaha pijat reflesi itu sudah melakukan pembayaran, yakni sebesar Rp 17 juta.

“Nah, periode kedua yang jatuh pada 10 Agustus 2017 lalu, belum membayarkan angsuran kedua tunggakan pajaknya hingga saat ini,” ujarnya.

Sementara untuk tahap kedua yang belum dibayar itu sebesar Rp 31,9 juta. “Makanya sesuai dengan SOP Satpol PP-WH Banda Aceh, dalam hal ini kita melakukan penyegelan sementara sampai pelaku usaha melunasi tunggakan pajakan,” tegasnya.

Penulis:Adi
Rubrik:Kota

Komentar

Loading...