Badai Harvey Menyapu Texas, Trump Deklarasikan Darurat Bencana

Ilustrasi (AP via New York Times)

WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendeklarasikan darurat bencana di negara bagian Texas setelah badai Harvey mendarat di wilayah itu dengan kecepatan dan kekuatan dasyat.

Seperti dilaporkan Politico, Trump menandatangani proklamasi resmi keadaan darurat pada Jumat malam waktu setempat (25/8/2017) atau Sabtu pagi WIB.

“Atas permintaan Gubernur Texas, saya telah menandatangani proklamasi ini dan pemerintah federal akan mengirimkan bantuan darurat,” kicau Trump di akun Twitternya.

Gedung Putih menambahkan bahwa bantuan pemerintah federal yang akan dikirimkan berupa biaya pembangunan sementara tempat-tempat pengungsingan, pinjaman berbunga rendah untuk properti yang tidak dijamin asuransi dan bantuan lain untuk membantu pemilik bisnis memulihkan kembali usahanya setelah bencana.

Gubernur Texas Greg Abbott memuji reaksi kilat pemerintahan Trump.

“Gedung Putih sangat responsive, sangat menolong dan sangat peduli terhadap warga Texas, pemerintah Texas telah menerima seluruh bantuan dan sangat mensyukurinya” ucap Abbott ketika berbicara di stasiun televisi Fox.

Badai Harvey akan menjadi ujian pertama pemerintahan Trump menghadapi bencana nasional. Trump juga dijadwalkan akan mengunjungi Texas pekan depan untuk melihat efek bencana.

Badai dashyat berkategori 4 itu menurut laporan terakhir The New York Times telah menerjang daratan Texas dengan kecepatan 130 mph sekitar pukul 21.45 waktu setempat.

Badai tepat mendarat di antara kota Port Aransas dan Port O’Connor yang terletak di sebelah timur laut kota Corpus Christi yang dikenal sebagai daerah pengolahan minyak mentah.

Sejumlah bangunan dilaporkan mengalami kerusakan dan dua orang diberitakan terperangkap di banguna yang rubuh.

Komentar

Loading...