Potensi PAD Banda Aceh Belum Dikelola Maksimal

DPRK-zulfikar

Banda Aceh - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh Zulfikar Abdullah berharap Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (APBK) Banda Aceh tahun 2018 benar-benar terukur dan tepat sasaran.

“Kami berharap APBK 2018 kedepan harus benar-benar memperioritaskan kepetingan rakyat Kota,”kata Zulfikar, kepada wartawan, Minggu (6/8/2017) di Banda Aceh.

Ia menyebutkan, saat ini Rencana Kebijakan Umum Anggaran dan Perencanaan Plafon Anggaran Sementara (RKUA-PPAS) Kota Banda Aceh tahun 2018 sedang dibahas antara pihak legislatif dan ekesekutif.

“Banyak masukan yang disampaikan oleh pihak Badan Anggaran (Banggar) DPRK Banda Aceh dalam pembahasannya, kita harap menjadi perhatian serius dari tim anggaran pemerintah kota Banda Aceh,”ujar Anggota Komisi C DPRK Banda Aceh ini.

Menurut dia, masukan yang disampaikan Anggota DPRK, khususnya Banggar kepada Tim Anggaran Pemerintah Kota (TAPK) Banda Aceh antara lain agar dalam penyusuanan kebijakan anggaran dilakukan dengan terukur dan tepat sasaran.

“Dengan demikian, harapan kita selaku wakil rakyat di pemerintah, target yang ingin dicapai dalam program pembangunan tahun 2018 benar-benar terealisasi, sesuai dengan visi dan misi walikota Banda Aceh yang baru,”tambahnya.

Lebih lanjut, Zulfikar menyebutkan, akhir-akhir ini kota Banda Aceh masih dihadapkan pada beberapa masalah utama yang harus segera dicarikan solusinya, sehingga masyarakat merasakan hadirnya pemerintah.

“Ada banyak hal yang harus mendapatkan perhatian serius Pemko seperti penurunan angka kemiskinan dan juga pengangguran serta pembangunan sarana-sarana publik yang masih dirasa kurang dalam memenuhi pelayanan warga kota,”paparnya.

Disamping itu, kata Zulfikar, Pendapat Asli Daerah (PAD) kota Banda Aceh saat ini masih belum maksimal, masih ada potensi-potensi yang harus terus digali. Selanjutnya kata Politisi Partai keadilan Sejahtera ini, infrastruktur perkotaan yang dapat  peningkatan kunjungan wisatawan juga harus menjadi fokus pada tahun mendatang.

“Karenanya sekali lagi kita mengharapkan agar kebijakan anggaran tahun 2018 dapat disesuaikan serta menjawab kebutuhan warga kota Banda Aceh jangan hanya menjadi dokumen copy paste dari tahun-tahun sebelumnya,”pungkas Zulfikar.

Penulis:raja
Rubrik:Kota

Komentar

Loading...