Galian C Semakin Marak di Aceh Utara, Bupati Akan Buat Perbup

Galian C

Lhokseumawe - Bupati Aceh Utara, H.Mu­­ham­mad Thaib berjanji akan membuat sebuah peraturan bupati (Perbup) yang tegas mengatur tentang galian C, karena aktivitas galian C di daerah itu semakin marak.

Polres Lhokseumawe, Sabtu (29/7) menangkap dua tersangka pemilik usaha galian C batu gajah tak berizin di kawasan  Krueng Tuan, Keca­matan Nisam, Aceh Utara dengan menga­mankan satu unit  beko dan delapan truk interkuler bermuatan batu padas sebagai barang bukti.

Bupati Muhammad Thaib kepada war­tawan, Senin (31/7) menye­but­kan, aktivitas galian C sesung­guh­nya sangat mengganggu ke­ten­traman masyarakat karena merusak ling­kungan dan rumah warga yang ber­domisili di sekitar proyek terse­but.

Karena itu, bupati berjanji akan mem­buat sebuah Perbup ten­tang sebagai payung hukum tentang ga­lian C di Aceh Utara, termasuk untuk penggalian batu gunung di kawasan Sawang yang dila­kukan secara ilegal. Jika tidak memiliki izin dipastikan akan ber­urusan dengan aparat penegak hukum.

Banyak dampak yang ditim­bul­kan aktivitas galian C, selain terjadi kerusakan lingkungan dan fasilitas umum seperti jembatan dan sungai, juga masyarakat sekitar merasa tidak nyaman akibat sewaktu-waktu bisa saja terjadi bencana alam.

Karena itu, masyarakat Aceh Utara diajak untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan agar tidak terjadi kerusakan.

“Stop semua aktivitas galian C yang merusak lingkungan dan meng­ganggu ketentraman masyarakat banyak,” tegasnya.

Sumber:Analisa
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...