DPRA Terima KUA-PPAS Tahun Anggaran 2018 Dari Pemerintah Aceh

Wakil Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah menyerahkan KUA-PPAS kepada DPRA yang diterima oleh Wakil Ketua DPRA Dalimi di ruang Badan Anggaran DPR Aceh, Banda Aceh, Selasa (1/8)

Banda Aceh, acehportal.com – DPR Aceh telah menerima dokumen Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorutas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) atau yang disingkat KUA-PPAS yang diserahkan Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.

Dokumen KUAPPAS diterima oleh Wakil Ketua DPRA, Dalimi didampingi Sulaiman Abda di Ruang Rapat Banggar DPRA, Selasa, (01/08/2017).

Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah seusai menyerahkan Dokumen KUA-PPAS berharap anggaran tahun 2018 bisa lebih baik dan bisa mensejahterakan masyarakat Aceh. “Kita berusaha dan berupaya anggaran 2018 bisa tepat waktu,” ujar Nova.

Pengesahan anggaran tepat waktu kata Nova bukan hanya untuk memenuhi amanah perundang-undangan tapi juga menghindari terlambatnya penyerapan anggaran. Penyerapan anggaran tersebut bermuara ke kesejahteraan rakyat.

“Kalau terlambat uang beredar di 2018, inflasi tinggi, angka kemiskinan kita khawatir nanti meninggi lagi,” kata Nova.

Selain itu kata Nova, perputaran uang di tingkat ekonomi masyarakat juga bisa terlambat dan akan ada dampak makro ekonomi yang sangat tidak baik.

“Oleh karenanya kita coba taat azas, step by step dari proses rencana anggaran 2018 bisa berjalan tepat waktu, semua masalahh lebih cepat kita atasi, kita antisipasi,” ujar Nova seraya berharap dukungan dari semua pihak, baik media, elemen masyarakat termasuk pihak swasta.

Nova mengatakan, pengesahan anggaran 2018 diharapkan bisa dilakukan sesuai dengan penjadwalan, sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Kita harap Januari bisa disahkan, paling telat Januari bisa kita sahkan, paling telat lelang bisa kita laksanakan februari, Karena menurut pengalaman tahun ini, per hari ini ada lelang yang belum selesai, nah itu yang kita tida harapkan lagi di tahun 2018.,” kata Nova.

Nova menyampaikan, jika merujuk ke peraturan perundang-undangan pengesahan harus sudah selesai pada bulan desember. “Tapi kita harus realistis, karena tidak bisa lansung semuanya bisa diperbaiki karena keterlambatan-keterlambatan sebelumnya, efek domino keterlambatan sebelumnya,”.

“Tapi mudah-mudahan kita harapkan lebih baik dari tahun lalu, kita tidak terlalu optimis tapi tidak juga pesimis, yang penting upaya untuk lebih baik dari tahun lalau selangkah demi selangkah kita lakukan,” pungkas Nova. (*)

Penulis:gun
Rubrik:DPRA

Komentar

Loading...