BNPB Tambah Heli Water Bombing

AnalisaSejumlah kru mengecek kondisi heli setelah mendarat di Lapangan Batalyon Infanteri 116 Garda Samudera, Alue Peuyareng, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat,

Meulaboh - Badan Nasional Penanggulangan Ben­cana (BNPB) kembali mengerahkan satu unit pesawat heli water bombing jenis Bell 412 PK-DAS ke Aceh Barat, sebagai tambahan dukungan upaya pemadaman kebakaran lahan gambut yang semakin meluas di daerah ini.

Heli jenis Bell 412 PK-DAS itu merupa­kan pesawat water bombing kedua dalam rangka membantu memadamkan api kebakaran lahan gambut di Kabupaten Aceh Barat.

Kasubdit Bantuan Kesehatan dan Air Bersih, Jarwansah, Kamis (27/7) kepada wartawan di Meulaboh mengatakan, du­kungan satu heli bom air yang ber­ka­pasitas  satu ton air beserta lima kru ini, un­tuk mendukung kekuatan satgas udara da­lam penanganan kebakaran lahan gam­but.

Dikatakan, kedatangan heli kedua sebagai tambahan pendukung pesawat water bombing pertama jenis MI 17 VN 8428, berkapasitas 4 ton air, yang sudah melakukan penyiraman di sejumlah titik kebakaran lahan gambut di wilayah Aceh Barat.

Penyiraman di beberapa titik api oleh heli MI 17 terus berlangsung, namun sejauh ini belum mampu memadam kobar­an api meskipun lokasi sempat diguyur hu­jan. “Kita fokus di Aceh Barat, karena dari hasil pemantauan pilot dan kru heli bell, masih banyak titik api di sana,”ujar Jarwansah.

Heli jenis Bell 412 PK-DAS yang baru tiba, akan melakukan aktivitas penyiraman mulai Jumat (28/7), karena cuaca masih sa­ngat ekstrem. Pesawat water bombing kedua tersebut mendarat di lapangan Ba­talyon Infanteri 116 Garda Samudera Aceh Barat kawasan Alue Peuyareng, Kecamat­an Meureubo.

Sumber:Analisa
Rubrik:News

Komentar

Loading...