Kejaksaan dan Polisi Belum Komitmen penuh Berantas Korupsi di Aceh

MaTA

Banda Aceh, acehportal.com - Berdasarkan hasil monitoring Lembaga anti korupsi di Aceh Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) terkait jumlah kasus korupsi yang ditangani oleh aparat penegak hukum sepanjang tahun 2016, penegak hukum hanya menangani 41 kasus korupsi di Aceh.

Berdasarkan hasil monitoring MaTA terkait jumlah kasus korupsi yang ditangani oleh aparat penegak hukum, Aceh Tenggara dan Aceh Timur memiliki lima kasus yang ditangani, disusul Bireuen, Aceh Utara, Banda Aceh dengan tiga kasus.

Hanya empat daerah sepanjang tahun 2016 yang tidak ada perkara korupsi yang ditangani, pertanyaan apakah tidak ada kasus di daerahh tersebut?,"ungkap Koordinator MaTA, Alfian didampingi Koordinator Bidang Antikorupsi dan Pengawasan MaTA, Sariyulis, Kamis (26/7/2017) sebuah acara di salah satu hotel di Banda Aceh.

MaTA memaparkan, ada beberapa kendala dalam penanganan kasus korupsi di Aceh selama ini adalah belum ada komitmen penuh dari jajaran kejaksaan dan kepolisian dalam mengungkap kasus korupsi, ada sebagaian kasus yang sengaja didiamkan oleh aparat penegak hukum.

Lebih lanjut, aktivis anti korupsi ini menjelaskan, lambatnya hasil audit kerugian Negara yang dikeluarkan oleh BPKP sehingga menjadi dalih bagi Kejaksaan dan Kepolisian dalam menuntaskan kasus korupsi.

Selain itu, ketidak jujuran penyidik dalam menangani perkara secara utuh, sehingga lahirnya rekomendasi hakim dalam suatu putusan perkara. serta adanya pemutar balikan kebenaran materil tanpa menerapkan ketentuan hukum secara jujur dan dan tepat. sebagai contoh penghentian perkara kasus KIP Aceh dengan dalil pengembalian kerugian keuangan negara.

Untuk perubahan ke depan, ia berharap kepada pihak Kejaksaan dan Kepolisian harus mengevaluasi setiap jajarannya yang ada di daerah, terutama dalam percepatan pengungkapan kasus korupsi.

"Tim Satgasus Tipikor Kejati Aceh juga belum berjalan secara maksimal sehingga perlu bagi Jaksa Agung untuk mengevaluasi kinerja tim tersebut." kata Alfian.

Komentar

Loading...