Ratusan Korban Banjir Bandang Masih Mengungsi

Analisarawan longsor

Kutacane - Ratusan korban banjir bandang di Kecamatan Lawe Sigala-gala dan Semadam, Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) hingga Kamis (20/7) masih mengungsi di rumah kerabat dekat. Diharapkan pemerintah secepatnya merealisasikan rumah layak huni seperti yang telah dijanjikan kepada mereka sebelumnya.

Sejumlah korban banjir ke­pada Analisa mengaku terpaksa menjalani hidup di pengungsian kendati tidak berada di dalam tenda lagi, tetapi menumpang di rumah kerabat terdekat masing-masing.

Sebagian mengungsi ke ru­mah kera­bat masih satu desa ter­sebut, namun ada juga terpaksa menumpang di rumah kera­bat yang berada di luar Kecamatan Lawe Sigala-gala.

Oleh karena itu, warga berharap pemerintah da­pat sece­patnya merealisa­sikan setiap janji yang telah disam­paikan pascabanjir bandang yang menelan dua korban jiwa itu.

“Kita menanti keseriusan pe­merintah, karena sampai saat ini bukan hanya saya, tetapi ratusan korban banjir masih bertahan hidup di rumah kerabat. Tidak mungkin kami terus menumpang, karena juga harus menjalani roda kehidupan secara normal,” kata Andi Sitanggang.

Kecewa

Disebutkan, sejumlah warga Keca­matan Semadam dan Lawe Sigala-gala yang terkena hantam­an banjir bandang lalu, kini merasa kecewa atas beberapa pe­ngerjaan proyek fisik oleh peme­rintah di lokasi banjir, karena di­nilai tidak sesuai kebutuhan.

Bah­kan pembangunan rumah layak huni dan realisasi dana stimulan be­lum terlaksana seperti harapan para korban.

Kepala Badan Penanggula­ngan Ben­cana Daerah (BPBD) Agara, Ramadhan ST, MM keti­ka dikonfirmasi melalaui Kabid Tang­gap Darurat dan Logistik, Ga­jah­mada ST mengaku, pelak­sanaan pembangunan rumah la­yak huni bagi korban banjir bandang tengah diproses.

“Sudah diagendakan pada Jumat (21/7) dilakukan proses ta­rik koplang. Jumlah rumah yang akan dibangun sebanyak 194 unit, dengan nilai sekitar Rp30 ju­ta/unit.

Di Kecamatan Sema­dam ter­diri atas Desa Suka Mak­mur 38 unit, Desa Lawe Loning 2 unit dan Desa Kesumpat 5 unit. Sebanyak 149 unit lagi dibangun untuk korban banjir bandang di Kecamatan Lawe Sigala-gala.

“Terkait rumah rusak sedang dan berat akan diberikan dana stimulan. War­ga yang rumahnya rusak ringan diberi bantuan Rp2 juta dan rusak sedang Rp5 juta. Dana stimulan ini bersumber dari BPBD 75 persen dan APBK 25 persen,” jelasnya.

Sumber:Analisa
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...