Menyoal Krisis Listrik Selama Ramadhan

Komisi II DPRA Minta PLN Beri Kompensasi Pada Masyarakat

pertemuan GM PLN Aceh dengan Komisi II DPRA

Banda Aceh, Acehportal.com - Pemadaman listrik selama Bulan Suci Ramadhan semakin sering dilakukan oleh PLN, karena hal itu Komisi II DPRA yang membidangi Perekonomian, dan Sumber Daya Alam memanggil General Manager PT PLN wilayah Aceh mempertanyakan kinerja PLN selama ini.

Pertemuan antara PT PLN (Persero) Wilayah Aceh, dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRA, Nurzahri, didampingi Wakil Komisi II Ramadhana Lubis, Sekretaris Komisi II Sulaiman dan lima anggota komisi II lainnya serta hadir GM PT PLN Aceh Jefri Rosiadi dan jajarannya. Berlangsung di ruang banggar gedung DPRA, Selasa (30/5).

Ketua Komisi II Nurzahri mempertanyakan kepada GM PLN Aceh mengapa di Aceh sampai saat ini masih mengalami krisis listrik apalagi di bulan Ramadhan, “Padahal di Aceh sudah memiliki beberapa unit pembangkit seperti PLTU Nagan Raya, PLTMG Arun, PLTD Lueng Bata dan beberapa pembangkit lainnya, namun mengapa sampai sekarang PLN belum bisa berbenah diri, dan kebutuhan listrik di Aceh tidak pernah cukup, memangnya berapa kebutuhan listrik di Aceh dan sampai kapan persoalan listrik di Aceh bisa selesai,” tanyanya kepada Jefri.

Nurzahri juga meminta kepada PT PLN untuk memberikan kompensasi kepada masyarakat Aceh atas pemadaman listrik ini karena masyarakat sebagai konsumen berhak mendapatkan kompensasi dari PT PLN karena seringnya pemadaman listrik, “Kita sekarang ini tidak perlu berbicara muluk -muluk bermimpi swasembada listrik akan datang, tapi sekarang yang harus dipikirkan adalah bagaimana krisis listrik di Aceh bisa diatasi tidak padam lagi,” ujarnya.

Anggota Komisi II Aminuddin, yang juga ikut dalam pertemuan itu menyampaikan, pemadaman listrik tepat pada bulan Ramadhan, saat masyarakat sedang melaksanakan ibadah shlat tarawih, tepat pada waktu berbuka, dan saat sahur, "Bila alasan PLN karena kerusakan mesin transmisi di PLTU Nagan Raya, tapi kerusakan ini seperti terjadwal di bulan puasa, apakah PLN tidak bisa menganalisis sebelumnya," ujar Aminuddin.

Menjawab hal tersebut General Manager PLN Aceh, Jefri Rosiadi menyampaikan permohonan maaf atas pemadaman listrik selama bulan Ramadhan ini tidak ada niat kami, ini murni karena kerusakan transmisi di PLTU Nagan Raya." kata Jefri kepada Komisi II. (*)

Rubrik:DPRA

Komentar

Loading...