DUA Luncurkan Kopi DUAFE untuk Penyandang Thalassemia

Kasdam IM Brigjen M Daniel Chardin dan Founder Darah Untuk Aceh meluncurkan produk kopi DUAFE, coffee blended with charity. (Foto: Ist)

Banda Aceh, Acehportal.com - Untuk terus menguatkan upaya pendampingan kepada para penyandang thalassemia dan sosialisasi thalassemia di Aceh, Komunitas Darah Untuk Aceh (DUA) kini meluncurkan produk kopi dengan nama DUAFE.

DUAFE dijalankan sebagai bentuk kewirausahaan yang berbasis sosial. DUAFE adalah adalah bubuk kopi Arabica siap pakai yang dijual kepasar dan hasil penjualannya sebanyak 80 persen akan digunakan untuk proses pendampingan penyandang thalassemia, riset, sosialisasi dan pengembangan organisasi.

Pendiri Darah Untuk Aceh (DUA) Nurjannah Husien mengatakan, kini DUA menambah satu aktifitas dan program ditahun 2017, yakni dengan mengeluarkan produk kopi dengan merek DUAFE.

“ Ini adalah bisnis yang berbasis sosial, artinya dengan bisini menjual kopi, DUA mendapatkan donasi untuk membantu proses pendampingan terhadap penyandang thalassemia,” jelas Nurjannnah saat meluncurkan produk DUAFE sekaligus merayakan hari jadi DUA yang ke-5  yang diperingati pada Senin (24/4/2017) malam.

Sebagaimana diketahui, hampir semua pasien penyandang thalassemia yang melakukan pengobatan ke Rumah Sakit Uumum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh berasal dari luar Kota Banda Aceh, dan para pasien berasal dari keluarga yang hidup dibawah garis kemiskinan.

“Bisa dibayangkan setiap datang ke Banda Aceh, mereka harus mengeluarkan dana yang lumayan besar untuk dana transportasi, dan biaya hidup selama di Banda Aceh, dan DUA sendiri terus berupaya agar pasien bisa datang berobat dan transfuse dengan teratur untuk perbaikan kualitas hidup pasien,” jelas perempuan yang akrab disapa Nunu ini.

Sebelumnya sebut Nunu, DUA sendiri juga sudah menelurkan program bernama #S3KUMLOD ( Seribu Seorang Sebulan Kumpulan Loyal Donasi). Ini adalah program penggalangan dana bagi semua pihak yang ingin membantu pasien penyandang thalassemia untuk membantu biaya transportasi setiap bulannya ke Banda Aceh.

“Kita paham, tak semua donator ada setiap bulannya, dan donasi yang masuk pasti naik turun, untuk mengimbangi hal ini, makanya DUA kini meluncurkan program bisnis charity, dengan memasarkan produk kopi, dan kita memilih kopi karena produk ini adalah produk yang dikenal dan diminati oleh semua orang, penjualannya pun tidak hanya di Aceh tapi juga nasional dan internasional,” katanya.

Uniknya, kata Nunu, dalam semua kemasan kopi DUAFE, akan dicantumkan informasi Golongan Darah, dan karakter si pemilik golongan darah itu sendiri.

“Jadi kalau konsumennya golongan darah B, maka ia akan memilih kemasan dengan tulisan Golongan Darah B beserta informasi karakter golongan darah yang bersangkutan, dan informasi-informasi seputar thalassemia, ini juga sebagai bentuk edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat,” paparnya.

Lima tahun berkiprah dalam aktifitas kemanusiaan, DUA juga memberi penghargaan sepenuhnya kepada RSUZA, PMI Kota Banda Aceh yang sudah menjadikan DUA sebagai mitra kerjasama demi menciptakan Aceh yang sehat dengan target Aceh Zero Thalassemia tahun 2035.

“Tahun lalu, bersama gubernur Aceh kita juga sudah mencanangkan thalassemia campaign, untuk terus mengkampanyekan tentang thalassemia dan meminimalisir jumlah penderita,” jelas Nunu, yang juga sebagai Founder Yayasan DUA.

Rubrik:News

Komentar

Loading...