Pasca Banjir Bandang Aceh Tenggara, Korban Masih di Tenda Pengungsian

Para korban banjir bandang di Aceh Tenggara mengantre mendapatkan air bersi di tempat pengungsian. (Foto: Analisa)

Kutacane, Acehportal.com - Pasca banjir bandang di Ke­camatan Semadam dan Lawe Sigala-gala, Kabupaten Aceh Tenggara, sekitar 460 KK atau 1.765 jiwa korban banjir masih bertahan di tenda pengungsian.

Seperti dilansir Analisa, Jumat (21/04), untuk memenuhi kebutuhan pa­ngan, para pengungsi terus mengambil jatah ke dapur umum yang tersebar di beberapa lokasi. Mereka saat ini mengalami kekurangan air bersih karena suplai sangat terbatas.

Khusus mencuci dan mandi, para pengungsi terpaksa memanfaatkan air keruh yang mengalir melalui parit di de­pan rumah akibat sumur warga tertim­bun lumpur.

“Air bersih yang di­suplai Pemkab Agara, kita manfaatkan untuk minum saja,” sebut Simorangkir (39), korban banjir di Lawe Sigala-gala.

Seperti diketahui, banjir bandang yang menghantam dua kecamatan di Agara menyebabkan sekitar 460 KK kehilangan tempat tinggal dan dua warga tewas tertimbun longsor.

Selain rumah warga, tiga rumah iba­dah berupa gereja dan masjid juga rusak dihantam air bah, bahkan sekitar 2 kilometer jalan nasional sebagai penghubung antara Kabupaten Aceh Tenggara dengan Sumatera Utara sempat lumpuh total karena tertimbun tanah longsor.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Agara, Ir Husin ketika dikonfirmasi Analisa melalui Kabid Jalan dan Jembatan, Sapta Marga ST me­ngakui badan jalan di kedua keca­matan rusak akibat banjir.

Perbaikan badan jalan ditangani oleh BPBD, sedangkan perbaikan infra­struk­tur lainnya akan dilakukan Ke­men­terian PU melalui Balai Wilayah I.

“Karena yang rusak adalah jalan nasional, kita berharap semoga pe­merintah pusat secepatnya meluncur­kan dana perbaikannya,” sebut Sapta.

Kabid Darurat dan Logistik BPBD Agara, Gajah Mada ST saat dikonfir­masi terkait kerugian materi akibat hantaman banjir bandang, mengaku be­lum dapat memastikan nilainya.

“Kita tidak dapat mengira-ngira, saat ini kita masih terus melakukan pendataan akurat,” katanya.

Photographer:Suhada
Sumber:Analisa
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...