Jaringan Internet Kurang Optimal, Proses Pembuatan KTP-E di Abdya Lamban

Ilustrasi Proses Pembuatan e-KTP bagi siswa SMAN 1 Banda Aceh (foto: Acehportal)

Blangpidie, Acehportal.com - Proses pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-E) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disduk­capil) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) lamban. Kondisi itu disebabkan jaringan internet pada mesin cetak KTP-E yang tersedia tidak optimal.

Biasanya, Disdukcapil setempat mampu mencetak KTP-E sebanyak 150 lembar dalam sehari. Namun karena tidak opti­mal­nya jaringan pada mesin cetak tersebut membuat proses pencetakan hanya mampu dilakukan rata-rata 50 lembar per hari.

Kepala Disdukcapil Abdya Nyak Seh didampingi Kabid Ke­pendudukan ZA Zufri, Kamis (20/4) mengatakan, lambatnya proses pembuatan KTP-E terkendala pada jaringan, sehingga petugas terpaksa menunggu jaringan itu stabil kembali. Terkadang dalam sehari, KTP-E hanya dapat dicetak sekitar 50 lembar. Hal itu sangat berbeda pada saat jaringan tidak ber­masalah, pihaknya mampu mencetak 150 lembar dalam sehari.

“Terkait kondisi itu kami berharap kepada warga agar bersa­bar, sampai adanya proses perbaikan jaringan tersebut. Ke­mung­kinan dalam waktu dekat akan segera kami koordinasikan ke pusat untuk penambahan aplikasi agar jaringan untuk proses tersebut tidak terkendala lagi,” katanya.

Zufri mengatakan, ketersediaan blangko KTP-E masih cukup yakni berkisar antara 4000 lembar. Dalam kurun waktu tiga bulan ke depan masih terpenuhi untuk kebutuhan warga yang ingin memiliki KTP-E.

Mesin cetak yang digunakan saat ini hanya beroperasi satu unit, satu unitnya lagi masih dalam perbaikan. Pada saat mesin cetak sudah digunakan keduanya maka warga yang akan mela­kukan pembuatan KTP-E bisa menunggu tanpa harus antre berlama-lama.

Data laporan pelaksanaan perekaman dan pencetakan KTP-E, dari total jumlah penduduk Abdya 157.355 jiwa dengan 44.679 kepala keluarga (KK), yang wajib memiliki KTP-E 111.019 jiwa. Dari jumlah warga yang wajib memiliki KTP-E tersebut, baru sekitar 107.603 jiwa sudah mela­kukan pereka­man, sedangkan 3.416 lainnya belum melakukan perekaman.

“Bagi warga yang belum melakukan perekaman agar men­datangi kantor camat terdekat, atau langsung ke Disduk­capil untuk melakukan perekaman,” imbuhnya.

Sumber:Analisa
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...