Tatang Sulaiman: Saya Pribadi Tidak Mudah Melupakan Aceh

Mayjen TNI Tatang Sulaiman memberi sambutan pada acara Malam Pengantar Tugas di lapangan tenis Indoor Jasdam IM.

Banda Aceh, Acehportal.com - Bagi saya pribadi tidak mudah melupakan Aceh, karena saya sudah tiga kali berdinas di wilayah Aceh, pertama sebagai Komandan Kodim Aceh Utara pada tahun 2002, pada tahun 2004-2007 saya menjabat Wakil Asisten Operasi Kasdam IM, dan bertepatan pada saat itu terjadi bencana Tsunami, kemudian 2016 saya menjabat sebagai Panglima Kodam IM.

Hal tersebut di ungkapkan Mayjen TNI Tatang Sulaiman pada acara Malam Pengantar Tugas Mayjen TNI Tatang Sulaiman kepada Mayjen TNI Moch. Fachrudin, S.Sos di lapangan tenis indoor Jasdam IM, Rabu (19/4/17).

Lebih lanjut Mayjen TNI Tatang Sulaiman mengunkapkan, selama berdinas di Aceh, banyak kejadian luar biasa yang saya alami diantaranya, bencana gempa bumi di Pidie Jaya, dimana saya dan Kapolda Aceh turun langsung mencari korban yang tertimpa reruntuhan bangunan sampai pukul 17:30, kurang lebih 97 korban bisa kita evakuasi, ini adalah pengabdian yang tulus dari prajurit Kodam IM dan Kepolisian, SAR serta instansi terkait lainnya,” terang Mayjen TNI Tatang Sulaiman.

Kemudian peristiwa besar yang saya alami selama berdinas di Aceh adalah pilkada serentak yang dilaksanakan di Aceh, mulai dari pemilihan Gubernur dan pemilihan walikota/bupati, saya pernah menyampaikan kepada prajurit bahwa ini adalah tantangan besar bagi kita karena tingkat kerawanan keamanan pilkada Aceh nomor dua tertinggi se Indonesia. Tetapi, berkat kerja sama aparat keamanan dan masyarakat Aceh Alhamdulillah pelaksanaan pilkada serentak dapat berjalan aman dan damai,” tandas jendral bintang dua ini.

Selanjutnya dalam acara tersebut Mayjen TNI Tatang Sulaiman berpesan kepada semua yang hadir pada acara itu, bahwa yang disebut orang Aceh bukan hanya masyarakat Aceh asli saja, tetapi siapa saja orang yang datang ke Aceh dan komitmen ingin memajukan dan mensejahterakan masyarakat Aceh maka dia juga disebut sebagai orang Aceh,” tegasnya.

“ Saya secara pribadi meminta maaf apabila selama saya menjabat sebagai Pangdam IM ada perkataan atau tindakan yang kurang berkenan, sekaligus mohon doa restu atas jabatan baru saya sebagai Pangdam IV/Diponegoro mudah-mudahan saya dapat mengemban amanah dengan baik ,” tutup Mayjen TNI Tatang Sulaiman.

Tampak hadir dalam acara tersebut, Gubernur Aceh, Kapolda Aceh, Kajati Aceh, ketua Pengadilan Tinggi Aceh, Sekda Aceh, Wakil ketua 1 DPRA, Rektor Unsyah, Rektor UIN, Kasdam IM, Wakapolda, Danrem 011/LW, Danrem 012/TU, Irdam, Para Asisten, Kabalak, LO AL, LO AU, Danlanal Sabang, Danlanud SIM, Medco, PT, Semen Indonesia, PT PIM, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Kadin Aceh, Komandan Satuan Jajaran Kodam IM serta segenap prajurit dan PNS Kodam Iskandar Muda.

Komentar

Loading...