Tim Gabungan Ditpolair Polda Aceh dan Polair Mabes Polri Tangkap Kapal Asing di Perairan Langsa

sumber foto analisa

Banda Aceh, Acehportal.com - Sebuah kapal asing yang melakukan tindak pidana ilegal fishing kembali berhasil di tangkap oleh tim gabungan Ditpolair Polda Aceh dan Polair Baharkam mabes polri.

Penangkapan kapal asing penangkap ikan ini berawal dari pemantauan yang dilakukan oleh tim gabungan melalui radar GPS. Ketika mendeteksi ada nya kapal asing yang berhasil masuk ke wilayah perairan Indonesia, tim pun bergegas langsung melakukan pengejaran terhadap kapal tersebut, dan alhasil didapati kapal tersebut ditemukan sedang melakukan penebaran jaring untuk mengambil ikan secara ilegal pada posisi titik koordinat 04050’391” N – 98045’460” E tepatnya di wilayah perairan Langsa.

Sehingga tak kurang dalam kurun waktu lima belas menit kapal tersebut beserta ABK (anak buah kapal) berhasil diringkus oleh petugas, hal ini disampaikan langsung oleh Kasubdit Gakkum Ditpolair AKBP Sukamat dalam kegiatan press release yang dilaksanakan di aula lantai tiga mako Ditpolair Polda Aceh. Selasa (18/4/2017)

Kapal asing tersebut kini diamankan di Pelabuhan Kuala, Langsa, karena letaknya dekat dengan lokasi penangkapan. "Barang bukti yang berhasil kita amankan berupa GPS, pukat trawl, alat komunikasi radio, ikan campuran seberat 250 kilogram, serta sejumlah dokumen dan paspor," jelasnya.

“Ketika kita deteksi melalui radar GPS, dan kita dapati ada kapal asing, tim kita langsung melakukan pengejaran, dan tak kurang dari 15 menit, mereka sudah berhasil kita ringkus, karena saat kita kejar kapal mereka tidak bisa lari cepat karena jaring baru ditebar,” ucap Sukamat.

Iya juga menambahkan, keempat ABK kapal asing ini semuanya bukan warga negara Indonesia melainkan warga negara Myanmar, akan tetapi mereka pintar untuk mengelabui petugas dengan sudah mempersiapkan beberapa kosakata bahasa Indonesia guna mengelabui petugas yang sedang berpatroli.

"tapi kita juga sudah paham betul pergerakan mereka selama ini, mulai dari jenis kapal, jumlah ABK, jenis alat tangkap semua nya sudah kita kenali dengan jelas, bahkan meskipun jenis kapal kita kurang memadai akan tetapi kita sudah memaksimalkan segala peralatan alsus yang kita miliki dengan sebaik-baiknya," jelas nya.

Rubrik:News

Komentar

Loading...