Polisi Tembak Pelaku di Lengan, Ini Kisah Penyanderaan Dalam Angkot di Buaran

Seorang pelaku penondongan menyandera seorang ibu dan balita di angkutan umum (Tempo | Twitter.com)

Jakarta (Acehportal.com) - Drama penyanderaan ibu dan balita di dalam angkutan kota terjadi di depan Bioskop Buaran, Jakarta Timur pada Minggu (09/04). Pelakunya bernama Hermawan, 27 tahun.

Dalam foto yang tersebar di media sosial terlihat satu unit angkot yang tengah dikerumuni masyarakat. Di dalam angkot itu ternyata tengah terjadi penyanderaan yang dilakukan Hermawan.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Jakarta Timur Ajun Komisaris Besar Sapta Maulana mengatakan kejadian ini terjadi pada pukul 18.30 WIB di Lampu Merah Buaran, di Jalan Gusti Ngurah Rai.

Menurut Sapta, kejadian ini terjadi ketika Hermawan mencoba menodong seorang ibu bernama Isnawati. Isnawati membawa seorang balita. Hernawan meminta ponsel, kalung, dan gelang Isnawati.

“Ibu Isnawati kemudian berteriak minta tolong dan terdengar oleh salah seorang anggota polisi lalu lintas,” kata Sapta.

Mengetahui aksinya terpergok, pelaku kemudian langsung mengalungkan pisau ke leher korban. Penyanderaan pun dilakukan oleh Hermawan kepada Isnawati. Dari video yang beredar di media sosial, Isnawati bahkan disandera dengan posisi masih menggendong anaknya. Warga dan petugas kepolisian pun nampak telah berkerumun dalam angkot yang berhenti itu.

Menurut Sapta, hampir setengah jam negosiasi berjalan. Hernawan menolak melepaskan korbannya. Ia bahkan meminta angkot untuk bergerak meninggalkan lokasi. Namun menurut Sapta, polisi bertindak saat pelaku lengah.

“Petugas menembak pelaku di bagian lengan kanan,” kata Sapta. Setelah itu, pelaku langsung ditahan oleh petugas dan warga di sana.

Sumber:Tempo
Rubrik:Peristiwa

Komentar

Loading...