Anggota DPRA Azhari Cage Resmi Mengundurkan Diri dari DPRA

foto istAzhari Cage menunjukkan surat pengunduran diri dari DPRA

Banda Aceh, Acehportal.com - Masyarakat Aceh dihebohkan atas pernyataan yang pernah dilontarkan salah seorang anggota DPRA Azhari alias Cage.

Pernyataan itu yakni, bila MK tidak menggunakan UUPA dalam menyelesaikan gugatan calon Gubernur Aceh Muzakir Manaf-TA Khalid, maka dirinya (azhari) akan mundur dari anggota DPRA dan akan potong jari tangan.

Kenyataannya MK tidak menggunakan UUPA dalam sidang itu, akhirnya Azhari memenuhi janjinya untuk mengundurkan diri dari anggota DPRA namun tidak janji potong jari.

Surat pengunduran diri itu ditandatangani Azhari di atas materai 6000, tertanggal 10 April 2017 yang isinya menyatakan sehubungan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang tidak mempertimbangkan UUPA UU Nomor 11 Tahun 2006 sebagai lex spesialis di dalam penyelenggaraan Pilkada Aceh.

Menurut Azhari sebagaimana kita ketahui Pilkada Aceh diatur secara lengkap dalam UUPA mulai pendaftaran sampai pelantikan, baik itu Gubernur/Wakil Gubernur Bupati/Wakil dan Walikota/wakil dan juga pengaturan tentang penyelenggara pemilu diatur secara jelas yang berbeda dengan daerah lain (KIP dan Panwaslih).

Masih kata Azhari, dengan kejadian ini berarti Pemerintah Pusat dan juga MK terus menerus mengkhianati Aceh, UUPA yang merupakan UU yang mereka ciptakan sendiri yang katanya sebagai lex spesialis bagi Aceh, tetapi terus menerus diabaikan dan dibonsai keberadaan partai lokal, Partai Aceh, PNA, PDA dan juga keberadaan Gubernur/Wakil Gubernur Bupati/Wakil dan Walikota/wakil serta DPRA dan DPRK karena adanya UUPA maka bila UUPA tidak dianggap (ilegal) maka sama dengan keberadaan kami juga tidak sah (ilegal).

"Atas dasar pertimbangan tersebut dengan sadar saya mengajukan surat pengunduran diri dari DPRA sebagai bentuk kekecewaan saya atas diabaikannya UUPA sebagai bagian lex spesialis di dalam penyelenggaraan Pilkada Aceh," terangnya dalam surat pengunduran diri yang ditembuskan kepada Ketua DPRA dan Ketua Komisi I DPRA, Senin (10/4).

Rubrik:DPRA

Komentar

Loading...