DPRA Akan Laporkan Persoalan Listrik Aceh ke Pemerintah Pusat

Irwan Djohan

Banda Aceh, Acehportal.com - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh akan melaporkan kondisi kelistrikan di Aceh kepada Pemerintah Pusat.

"Dalam waktu dekat, kita akan melaporkan persoalan ini ke Kementerian ESDM, Kementerian BUMN, serta PLN Pusat, agar dapat segera diatasi untuk jangka panjang," tulis Wakil Ketua DPRA T Irwan Djohan dalam akun facebooknya, Sabtu (8/4/2017).

Dalam akun facebooknya, Irwan Djohan menuliskan "Assalamualaikum Wr. Wb., Yang Terhormat Rakyat Aceh. Mewakili Pemerintahan Aceh... Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kesulitan yang dialami oleh seluruh rakyat Aceh karena masalah listrik ini.

Saya sadar... Bahwa permohonan maaf ini tidak akan menyelesaikan persoalan. Karena itu saya berharap Pemerintah Aceh (Gubernur dan DPRA) akan segera serius untuk 'membantu' PLN mengatasi persoalan ini.

Dalam waktu dekat... Kita akan melaporkan persoalan ini ke Kementerian ESDM, Kementerian BUMN, serta PLN Pusat, agar dapat segera diatasi untuk jangka panjang. Wassalamu'alaikum Wr. Wb."

Sebelumnya politisi NasDem ini meminta PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah Aceh melalui setiap unit pelayanan PLN di kabupaten/kota seluruh Aceh untuk bertanggungjawab kepada pelanggan, akibat pemadaman listrik yang dilakukan PLN setiap hari baru baru ini.

Menurut Irwan, kompensasi atau ganti rugi kepada para pelanggan PLN di daerah-daerah yang terjadi gangguan wajib diberikan karena telah diatur dalam Surat Keputusan (SK) Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Permintaan agar PLN Aceh memberi kompensasi kepada pelanggan, menurut Irwan Djohan, berdasarkan pada SK Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi Nomor 16 Tahun 2003, di mana disebutkan bahwa PLN wajib memberi kompensasi kepada pelanggan berupa pengurangan tagihan listrik sebesar 10% pada tagihan di bulan berikutnya.

Rubrik:DPRA

Komentar

Loading...