Langgar Kode Etik Satu Komisioner KIP Simeulu Diberhentikan Tetap

pilkada-serentak

Jakarta, (Acehportal.com) - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu memberhentikan tetap satu komisioner KIP Semeuleu, Provinsi Aceh, Marzan. Dia terbukti melanggar kode etik penyelenggara Pemilu.

Sanksi tersebut disampaikan dalam sidang kode etik penyelenggara Pemilu dengan agenda pembacaan 9 Putusan, Jumat pukul 14.00 WIB. Sidang bertempat di Ruang Sidang DKPP, Jalan MH Thamrin No. 14, Jakarta Pusat. Selaku ketua majelis Jimly Asshiddiqie dan anggota majelis Nur Hidayat Sardini, Saut H Sirait, Anna Erliyana, Valina Singka Subekti, dan Ida Budhiati.

DKPP juga menjatuhkan sanksi berupa peringatan kepada Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno. Namun pada saat bersamaan, DKPP juga merehabilitasi nama baik 23 penyelenggara Pemilu karena mereka dinyatakan tidak melanggar kode etik penyelenggara Pemilu:

Masing-masing satu anggota dari KPU Kabupaten Morotai, Provinsi Maluku Utara, dan KPU Kota Jakarta Utara, anggota KPU DKI Jakarta dan Ketua Bawaslu DKI Jakarta, KPU RI, KPU Provinsi Papua, dan KPU Kab. Dogiyai, Ketua Bawaslu RI, dan Bawaslu Provinsi Papua, Ketua dan Anggota KPU Kota Cimahi. Khusus untuk KPU RI diadukan dalam tiga perkara yang berbeda. Dalam ketiga pengaduan tersebut, majelis menyatakan tidak melangar kode etik.

Komentar

Loading...