Hadapi Penas KTNA, Petani dan Nelayan Diharapkan Bisa Manfaatkan Momentum

Lokasi Penas KTNA di kawasan Lhong Raya, Banda Aceh (Dok. Okezone I Foto: Antara)

Banda Aceh (Acehportal.com) - Menghadapi Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke XV yang akan digelar di Banda Aceh Mei 2017 nanti, Pemerintah Aceh melalui Dinas Kelautan Dan Perikanan Aceh terus memacu persiapan.

Menurut informasi pada Penas KTNA di Aceh yang akan dihadiri lebih dari 30 ribu orang petani dan nelayan dari seluruh Indonesia, juga akan kedatangan 10 negara asia, seperti Malaysia, Thailand dan Jepang.

Petani dan Nelayan di Aceh diharapkan untuk memanfaatkan momentum kegiatan penas nanti sebagai wadah konsolidasi, pengembangan diri dan tukar menukar informasi, apresiasi, kemitraan, serta promosi hasil pertanian, perikanan, perkebunan, dan kehutanan

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, yang juga ketua bidang II Penas KTNA, Diauddin menyebutkan ada beberapa andalan Aceh yang akan ditampilkan pada even tersebut antara lain, Mina Padi, dimana dalam satu areal sawah selain ditanami padi juga dijadikan tempat untuk memelihara ikan.

Kemudian Bioflog, teknologi tinggi, dimana budidaya intensif memanfaatkan lahan terbatas dengan hasil melimpah. “Aceh ini punya potensi sawah, kita usahakan bagaimana memelihara ikan bersama padi, ini untuk ketahanan pangan dan gizi. Dengan ada contoh ini kita harapkan masyarakat menjadikan contoh untuk dikembangkan,” ujarnya.

Sementara itu untuk sektor kelautan, pihaknya berharap nelayan untuk memanfaatkan teknologi yang ada untuk menciptakan lapangan kerja serta peningkatan perekonomian masyarakat nelayan. Kemudian pada kegiatan itu juga akan diperkenalakan tarik pukat tradisional yang merupakan kearifan lokal Aceh yang tidak merusak ekosistem, atau dikenal dengan pukat darat di gampong Jawa Banda Aceh.

“Tarik pukat yang sudah turun temurun ini ingin kita pertunjukkan kepada tamu kita dari luar Aceh, alat tangkap tradisional yang tidak merusak ekosistem,” ujarnya.

Ia menyebutkan, pelaksanaan Penas KTNA yang rencananya akan dibuka oleh Presiden Jokowi pada 6 Mei 2017 itu dipusatkan di beberapa titik, antara lain Stadion Harapan Bangsa dan sekitarnya, Waduk Keliling Aceh Besar, dan Gampong Jawa.

Dinas Kelautan dan Perikanan sendiri kata Diauddin turut menjadi LO bagi kontingen dari Provinsi Jambi, dengan lokasi pemondokan di Gampong Peuniti, Kecamatan Baituurahman, Banda Aceh. (raja)

Photographer:Ampelsa
Rubrik:News

Komentar

Loading...