Pemkab Pidie Gelar Musyarawah Koordinasi Turun Sawah Masa Tanam Gadu

Musyawarah Koordinasi Turun Sawah Masa Tanam Gadu 2017. (Foto: Acehportal)

Sigli (Acehportal.com) - Untuk mencari solusi sebagai acuan bagi para petani, Pemerintah Kabupaten Pidie menggelar musyawarah koordinasi Turun Sawah Masa Tanam (MT) Gadu 2017,  di Oprum Kantor Bupati Pidie.

Wakil Bupati Pidie M Iriawan mengatakan, musyawarah tersebut juga merupakan persiapan menghadapi pelaksanaan MT Gadu 2017. Karena, berdasarkan pengalaman beberapa tahun yang lalu sebagian besar tanam padi mengalami puso akibat kemarau berkepanjangan.

“Maka di sini, kita perlu mencoba memberi gambaran tentang pemetaan wilayah yang tidak memungkinkan untuk ditanam padi dari masing-masing kecamatan akibat kurangnya ketersediaan debit air irigasi dan sarana saluran yang belum sempurna,” M Iriawan dalam sambutannya.

Namun, tambahnya, di daerah tersebut, petani dapat beralih menanam palawija (kedelai, jagung, kacang tanah) dan Hortikultura (semangka, bawang merang, cabai merah, dan sebagainya). Apalagi, komoditi itu mampu memberi keuntungan besar bagi petani.

Menurutnya, penyediaan tentang pangan melalui musyawarah turun kesawah  sudah biasa dilakukan bagi kelompok tani. Namun, dari hasil musyawarah yang dilaksanakan itu, sebagai acuan bagi seluruh petani dan kelompok tani di Pidie pada masa musim tanam kedepannya.

“Maka sangat diperlukan pengertian atau persepsi, kesepakatan untuk dipedomani oleh para petani,” ungkapnya.

Pemkab Pidie hingga saat ini terus mengupayakan pemantapan ketahanan pangan masyarakat. Karena, menjadi salah satu prioritas pembangunan pangan di Kabupaten Pidie yang sudah dikenal sebagai lumbung padi atau sentra produksi pangan.

“Tentunya ini menjadi fokus kita bersama untuk terus dipertahankan dan kembangkan. Konon lagi semangat dan antusias masyarakat yang pantang menyerah dalam mengadopsi teknologi baru dan telah menjadikan daerah kita surplus setiap tahunnya,” ujarnya.

Sementara itu, program pemantapan ketahanan pangan masyarakat tahun ini, akan memasuki masa tanam Gadu 2017, dengan sasaran areal tanam padi seluas 20.943 Hektar dan perkiraan produksi berkisar 128.661 ton, Gabah Kering Giling (GKG). (aju)

Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...