Kejari Meulaboh Musnahkan Sabu dan Ganja

Kejari Meulaboh, memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu dan ganja dengan cara dibakar.

Aceh Barat (Acehportal) - Kejaksaan Negeri (Kejari) Meulaboh, memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu dan ganja dengan cara dibakar, di depan kantor Kejari setempat, Senin (3/4/2017).

Adapun barang bukti yang dimusnahkan antara lain narkotika jenis sabu-sabu seberat 49,58 gram dari 20 perkara, dan ganja dari enam kasus. Barang bukti tersebut terhitung dari September 2016 hingga awal April 2017.

Dalam pelaksanaan pemusnahan dilangsungkan dengan cara dibakar, yang dilakukan oleh Wakil Bupati Aceh Barat, Drs Rachmat Fitri HD, Kajari Ahmad Sahruddin, Dandim 0105 Herry Riana Sukma, Kasat Reskrim dari Polres Fitriadi, Kadinkes Zafril Luthfy, dari POM, dan disaksikan dari perwakilan instansi terkait.

Kajari Meulaboh, Ahmad Sahruddin, Senin (3/4) usai kegiatan tersebut mengatakan, pemusnahan atas kasus narkotika yang pada hari ini dilakukan pembakaran itu sudah berkekuatan hukum dan pasti (inkrah). Tujuannya untuk memutuskan mata rantai peredaran pada jenis barang haram tersebut.

“Pemusnahan ini tak hanya memutuskan mata rantai peredaran saja, tetapi juga mencegah terjadinya penyimpangan-peyimpangan baik dari internal pegawai kejari maupun pihak lain yang memanfaatkan dan mengambil barang bukti itu,”katanya.

Menurut Ahmad, alasan lain pemusnahan barang haram ini sekaligus bentuk informasi kepada masyarakat, terutama mereka yang berada di wilayah Aceh Barat. Agar tidak timbul kecurigaan yang negativ terhadap Kejari seperti yang sudah terjadi pada sebelumnya.

“Barang haram yang kita bakar hari ini adalah barang bukti sesuai yang kami peroleh dari penyidik Polri, dan sudah diajukan ke Pengadilan Negeri. Setelah sudah diputuskan inkrah langsung kita lakukan pemusnahan,”katanya.

Ahmad juga mengatakan, hampir setiap bulan kasus narkoba ada dan ditangani Kejari. Untuk menekan angka tersebut, sehingga diharapkan kepada semua pihak dapat memeranginya, agar wabahnya tidak lagi menyebar ke yang lainnya, khususnya generasi bangsa itu.

Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Barat, Drs Rachmat Fitri HD, MPA, mengatakan barang haram seperti narkotika ini tidak hanya merambat ke orang dewasa saja, namun sudah merasuki di tingkat sekolah menengah.

Untuk menekannya, ia meminta jajaran kepolisian, Kejari, TNI, POM dan instansi lainnya, supaya dapat melakukan sosialisasi terkait bahaya narkotika, baik di tingkat sekolah menengah maupun di masyarakat. Agar di bumi teuku umar ini sedikit demi sedikit dapat terbebas dari barang haram tersebut.

“Selain itu, jajaran Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Aceh Barat pun sudah mengusulkan peningkatan status menjadi Nasional atau Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK).”Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini pemerintah pusat segera memenuhinya. Karena dari peningkatan tersebut nantinya jajaran itu lebih gencar untuk memutuskan mata rantai peredaran narkoba di daerah kita ini,”terangnya. (putra)

Photographer:acehportal
Rubrik:Daerah

Komentar

Loading...